Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Nilai Etika Keguruan Sebagai Fondasi Utama Profesionalisme Pendidik dalam Mengelola Interaksi Pembelajaran Berbasis Digital Norma Saqila Saqila Norma; Nadia Nurul Azkia; Azmatul Aulia; Muhlisin; Abul Mafaakhir
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6463

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam zaman digital yang masif saat ini mengharuskan praktisi pendidikan menghadapi berbagai tantangan baru terkait etika peserta didik, sehingga memerlukan tanggapan profesional yang tepat dari para pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki penerapan nilai-nilai etika dalam bidang pendidikan, terutama dalam mengatur interaksi di dunia digital serta dampaknya terhadap penguatan profesionalisme guru. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif kritis menggunakan tinjauan pustaka mendalam dari artikel jurnal dan buku ilmiah. Proses analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara terstruktur melalui pengurangan data, analisis isi, dan perbandingan dengan literatur yang relevan. Temuan riset menunjukkan bahwa penerapan etika digital mencakup pengelompokan konten yang sesuai, etika komunikasi, perilaku bijaksana dalam bermedia, serta pemilihan platform yang aman. Selain itu, ditemukan bahwa penggabungan nilai-nilai spiritual seperti kepercayaan, klarifikasi, dan akhlak yang baik sangat mempengaruhi pembentukan budaya etis siswa. Perlindungan privasi dalam interaksi digital terbukti memperkuat integritas moral dalam lingkungan belajar. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa kombinasi antara keterampilan teknologi, perkembangan moral, dan strategi keteladanan merupakan landasan utama dalam menjaga profesionalisme guru. Hasil ini berimplikasi pada pentingnya integrasi etika digital dalam kurikulum pelatihan guru masa depan.
Problematika Etika Bermedia Sosial Mahasiswa Calon Guru: Studi Literatur dalam Perspektif Etika Profesi Keguruan Dwi Siska; Aeni Shiva Sal-sabila; Nur Azka Dhiya'ul Aulia; Muhlisin Muhlisin; Abul Mafaakhir
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i3.7749

Abstract

This study aims to examine the moral dilemmas faced by prospective teachers when using social media from the perspective of professional ethics. Social media is increasingly becoming an open public space that influences students’ behavior and professional identity due to the rapid growth of digital technology. However, these changes are often not accompanied by sufficient ethical awareness. By reviewing relevant materials, such as books, scientific articles, and journals. This study employs a qualitative approach using a literature review method. The results indicate that inappropriate communication, impulsive reactions, excessive information sharing, and the blurring of boundaries between the personal and professional spheres are examples of ethical issues. These issues highlight a mismatch between students’ actual behavior in digital contexts and their conceptual knowledge of ethics. Additionally, limited digital literacy, social pressure in online environments, and the inadequate internalization of teachers’ professional ethical norms are the primary contributing factors. From a professional ethics perspective, prospective educators must uphold values such as accountability, integrity, and exemplary conduct in both physical and virtual environments. To address this issue, it is crucial to enhance self-awareness, integrate ethics education into teacher preparation programs, and develop digital ethics literacy.