Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pai Di Min Tolobali Kota Bima Muhammad Safii; Suratman; Surtimah Mulyani; Nuritam; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di MIN Tolobali Kota Bima. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus deskriptif-analitik berbasis paradigma interpretivisme, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap guru PAI, kepala madrasah, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) integrasi dilakukan secara substantif berbasis empat indikator Kementerian Agama yang tercermin dalam dokumen kurikulum dan praktik pembelajaran; (2) strategi guru menggunakan pendekatan tematik-integratif dengan kombinasi metode diskusi, studi kasus, tanya jawab, problem solving, dan praktik, didukung media audiovisual LCD dan bahan ajar mandiri; (3) faktor pendukung meliputi kepemimpinan visioner, kapasitas guru proaktif, ketersediaan bahan ajar, kolaborasi multisektor, dan respons positif siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup transisi kurikulum, pengaruh paham eksklusif keluarga, dan koordinasi KKG yang belum optimal; (4) integrasi berdampak nyata pada sikap toleran, kesadaran beribadah, transfer nilai ke keluarga, serta penurunan kekerasan dan perundungan. Penelitian ini memperluas bukti empiris moderasi beragama ke wilayah Indonesia Timur.
Konsep Pendidikan Profetik dalam Perspektif Kunto Wijoyo Saifuddin; Muhammad Safii; Rahmat Munawir; Muslimin; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7566

Abstract

Pendidikan modern yang instrumental dan tekstualistik telah mengalami dehumanisasi melalui hilangnya dimensi etis dan spiritual, sehingga melahirkan peserta didik yang kompeten akademik namun lemah moral dan empati. Penelitian ini bertujuan menguraikan konstruksi konseptual pendidikan profetik Kuntowijoyo, menganalisis nilai-nilai utamanya, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan karakter dan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual filosofis terhadap karya-karya utama Kuntowijoyo serta literatur ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan profetik Kuntowijoyo berlandaskan pada tiga pilar ontologis yang terintegrasi: humanisasi sebagai praksis empati sosial, liberasi sebagai pembebasan dari belenggu epistemik dan struktural, serta transendensi sebagai horizon spiritual yang memberi arah. Ketiga pilar tersebut membentuk matriks dialektis yang mengantarkan transformasi peserta didik dari homo sapiens menjadi homo religiosus. Implementasinya menuntut perubahan paradigmatik: kurikulum terintegrasi dalam paradigma tauhid, metode dialogis kritis reflektif, relasi guru-peserta didik yang egaliter, serta evaluasi holistik. Pendidikan profetik menawarkan alternatif revitalisasi pendidikan Islam yang mampu menjawab krisis.