Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebebasan Berpendapat dalam Perspektif Hak Asasi Manusia: Studi Kasus Khariq Anhar Farah Aisyah Salsabila; Aliya Darmawati; Lisna Halimatus Sa’diyah; Zakia Fuadha; Asih Putri Nurul Azura; Tiara Febiola; Siska Amelia; Hambali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7227

Abstract

Kebebasan berpendapat merupakan salah satu hak asasi manusia yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjadi unsur penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, dalam praktiknya masih terdapat perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi, khususnya terhadap kritik yang disampaikan mahasiswa di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebebasan berpendapat dalam perspektif hak asasi manusia melalui studi kasus Khariq Anhar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari kalangan mahasiswa dan pihak Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dipahami sebagai hak fundamental yang penting dalam sistem demokrasi dan kehidupan akademik mahasiswa. Mahasiswa dipandang memiliki peran sebagai kontrol sosial dalam menyampaikan kritik dan aspirasi masyarakat. Namun,kebebasan berpendapat tetap memiliki batas yang harus memperhatikan norma hukum, etika, dan hak orang lain. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kasus Khariq Anhar menimbulkan dampak terhadap keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat karena adanya kekhawatiran terhadap kriminalisasi dan pembungkaman kritik. Di sisi lain, kasus tersebut juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum yang adil, proporsional, dan tetap menghormati prinsip hak asasi manusia agar kebebasan berpendapat tetap terjamin di Indonesia.
Studi tentang Mahasiswa Asing di Indonesia: Studi Kasus Nurudeen dan Faruq di Universitas Islam Riau Farah Aisyah Salsabila; Aliya Darmawati; Lisna Halimatus Sa’diyah; Zakia Fuadha; Asih Putri Nurul Azura; Tiara Febiola; Siska Amelia; Hambali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7229

Abstract

Penelitian ini membahas perspektif warga negara asing terhadap kehidupan kewarganegaraan di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya keberadaan warga negara asing yang datang ke Indonesia untuk tujuan pendidikan, pekerjaan, maupun kebutuhan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses warga negara asing dapat tinggal di Indonesia, persyaratan administratif yang diperlukan, pengalaman dalam menjalani hak dan kewajiban, serta tantangan yang dihadapi selama tinggal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap mahasiswa asing asal Nigeria yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan datang ke Indonesia dengan tujuan melanjutkan pendidikan menggunakan visa pelajar sebagai izin tinggal. Proses administrasi dinilai cukup mudah karena adanya bantuan dari pihak kampus. Dalam menjalani kehidupan di Indonesia, informan berusaha mematuhi aturan hukum dan sosial yang berlaku. Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan bahasa, budaya, serta adaptasi terhadap makanan dan lingkungan sosial. Namun, informan juga memperoleh pengalaman positif melalui interaksi sosial dan pengenalan budaya lokal di Indonesia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa proses adaptasi warga negara asing di Indonesia membutuhkan dukungan sosial, pemahaman budaya, serta lingkungan yang inklusif agar tercipta kehidupan kewarganegaraan yang harmonis.