Atika Dhiah Anggraeni
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas terapi bermain boneka tangan dan terapi musik terhadap tingkat kecemasan pemeriksaan pos pelayanan terpadu Erina Desiyanti; Atika Dhiah Anggraeni
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/tb4j2753

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan sering menghambat pemeriksaan anak, namun intervensi non-farmakologi di Posyandu masih terbatas dibandingkan di rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas terapi bermain boneka tangan dan terapi musik yang lebih aplikatif untuk masyarakat. Tujuannya adalah membandingkan efektivitas kedua terapi tersebut terhadap tingkat kecemasan anak usia 1-3 tahun saat pemeriksaan di Posyandu Desa Sikampuh tahun 2025.Metode: Penelitian ini merupakan Quasi Eksperiment menggunakan pendekatan desain pre test dan post test dua kelompok. Studi ini melibatkan 120 anak usia 1-3 tahun yang mengalami kecemasan pada pemeriksaan pos pelayanan terpadu di Desa Sikampuh dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan random group sampling, dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan  uji Mann-Whitney.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terapi bermain boneka tangan dan terapi musik (p<0,05). Dilakukan perbandingan dengan hasil terapi bermain boneka tangan lebih efektif dalam menurunkan kecemasan anak (p<0,05).Kesimpulan: Terapi bermain boneka tangan berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pemeriksaan pos pelayanan terpadu di Desa Sikampuh. Tenaga kesehatan atau kader pemeriksaan pos pelayanan terpadu disarankan dapat menerapkan selama pemeriksaan kesehatan.
Pengaruh permainan lari warna dan tugas terhadap perilaku attention deficit hyperactivity disorder pada anak prasekolah Hasna Wafaa’ Nur Shadrina; Atika Dhiah Anggraeni; Sodikin Sodikin; Deisy Sri Hardini
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/svnztx81

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Attention Deficit Hyperactivity Disorder pada anak prasekolah dapat memengaruhi fungsi sosial dan akademik. Intervensi nonfarmakologis berbasis permainan berpotensi membantu mengurangi masalah tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 31 anak yang teridentifikasi berisiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder berdasarkan Abbreviated Conners’ Teacher Rating Scale (ACTRS). Intervensi diberikan selama 15–20 menit per sesi, tiga kali per minggu selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05.Hasil: Sebelum intervensi, hampir seluruh responden 90,3% berada pada kategori kemungkinan Attention Deficit Hyperactivity Disorder, sedangkan setelah intervensi sebagian besar 58,1% berada pada kategori normal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi p < 0,05.Kesimpulan Permainan lari warna dan tugas berpengaruh dalam menurunkan perilaku Attention Deficit Hyperactivity Disorder dan berpotensi sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana dan aplikatif di pendidikan anak usia dini.