Ulfah Mahfudah
Departement of public health, Faculty of Health, Patria Artha University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dana Bantuan Operasional Kesehatan Terhadap Kualitas Layanan Kesehatan Lingkungan Di Puskesmas Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan Ulfah Mahfudah; Batara Fajar Situmorang; Hadzmawaty Hamzah; Liliskarlina Liliskarlina
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 1 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i1.944

Abstract

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah program pemerintah yang bertujuan mendukung operasional puskesmas dalam meningkatkan layanan kesehatan. Kualitas layanan kesehatan lingkungan mencerminkan efektifitas fasilitas dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang bersih, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BOK terhadap kualitas layanan kesehatan lingkungan berdasarkan lima dimensi: tangiable, reliability, assurance, responsiveness, dan empathy. Metode yang digunakanadalah kuantitatif dengan pencekatan cross sectional study. Sampel penelitian berjumlah 230 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann withney U untuk melihat perbedaan kualitas layanan berdasarkan alokasi BOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Bantuan Operasional Kesehatan terhadap kualitas layanan kesehatan lingkungan di Puskesmas Momiwaren, dengan nilai Asymp.Sig (2-tailed) <0,001 pada semua dimensi. Semua dimensi mengalami peningkatan signifikan, menandakan bahwa penggunaan dana BOK berkontribusi terhadap perbaikan layanan kesehatan lingkungan. Disarankan agar puskesmas mempertahankan dan meningkatkan efektifitas penggunaan BOK, khususnya dalam pengadaan fasilitas, pelatihan tenaga kesehatan, dan peningkatan responsivitas layanan. Selain itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap alokasi dan realisasi dana BOK agar manfaatnya dapat lebih optimal dirasakan oleh masyarakat.
Analisis Penerapan K3LL Menggunakan Metode Hirarc Terhadap Dampak Lingkungan, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pekerja Pada Proyek Pembangunan Jaringan Pipa Gas Rumah Tangga, Pelanggan Kecil Dan Komersial Ulfah Mahfudah; Liliskarlina Liliskarlina; Aysh Nugroho; Hadzmawaty Hamzah; Hudriani Jamal
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.962

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau disingkat K3 begitu dekat dengan tenaga kerja terlebih tenaga kerja konstruksi. Hingga tujuan proyek tercapai dengan baik tenaga kerja adalah asset yang harus dijaga, sehingga sudah seharusnya perusahaan memastikan pekerja tetap dalam keadaaan aman. Manajemen risiko harus diterapkan dengan baik untuk mengurangi bahkan mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, sehingga dapat meminimalisir terimbasnya semua aktivitas di tempat kerja apabila kecelakaan kerja terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan K3LL menggunakan metode HIRARC terhadap dampak lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja pekerja pada proyek pembangunan jaringan pipa gas rumah tangga, pelanggan kecil dan komersial. Hasil dari analisis risiko diperoleh bahwa pada penggalian tanah/aspal menggunakan cangkul terdapat 1 risiko termasuk kategori moderate dan 1 risiko termasuk kategori low, pada penggalian menggunakan jack hammer terdapat 1 termasuk kategori low karena hasil pengukuran tidak melebihi batas maksimum kebisingan 85 dB, pada penjajaran pipa terdapat 1 risiko moderate dan 1 kategori low, proses memasukkan pipa termasuk kategori low, penyambungan pipa masuk dalam kategori moderate, penimbunan kembali bekas galian termasuk kategori moderate. Pemantauan kondisi fisik lingkungan menjukkan adanya debu, bekas tanah galian yang menyumbat saluran drainase yang dapat memperburuk kondisi lingkungan. Hasil penilaian risiko secara keseluruhan menunjukkan bahwa terdapat potensi bahaya yang perlu dimitigasi, karena tingkat risiko ini bervariasi. DIharapkan pihak perusahaan dapat selalu meningkatkan prosedural kesehatan dan keselamatan kerja, meningkatkan perhatian pada dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan agar risiko dapat semakin diminimalisir, dan meningkatkan pelaksanaan K3LL yang berkelanjutan.