Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Hukum Pertanahan Atas Penghapusan Petuk D dan Leter C di Desa Ngadirojo Magelang Ryan Adhi Pratama; Ridho Ramadhinnov; Prastyo Wicaksono; Purwoko Aji Prabowo; Muthia Azahra; Siti Tahta Himatus Sholihah; Muhammad Hafizh Haqiqi; Via Kurniatri; Adib Maslahatul Inayah; Alan Budi Kusuma; Welly Mahardhika; Anirawilda Purba
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3191

Abstract

Penghapusan Petuk D dan Leter C yang selama ini menjadi bukti administrasi kepemilikan tanah di pedesaan membawa dampak signifikan terhadap proses pendaftaran tanah di Indonesia, khususnya di Desa Ngadirojo. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Namun, kurangnya aksesibilitas informasi dan minimnya sosialisasi telah menyebabkan kebingungan masyarakat, hambatan administrasi, dan potensi sengketa tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai dasar hukum penghapusan Petuk D dan Leter C, prosedur pendaftaran tanah yang diperbarui, serta pentingnya tertib administrasi pertanahan. Metode yang digunakan adalah tatap muka melalui pemaparan materi, diskusi, dan studi kasus, dengan peserta terdiri dari perangkat desa, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hukum masyarakat terhadap prosedur legal, dokumen pengganti, dan manfaat sertifikat tanah sehingga masyarakat lebih siap menghadapi perubahan administrasi pertanahan.
Strengthening Digital Literacy and Hoax Awareness of SDN Pandean 1 Students Tri Lestari; Dimas Widya B. Putra; Safira H. Prasetyo; Soffi Setyaningtyas; Nadilla R. Agustin; Nimas A. Rahayuningsih; Ernia T. Asriani; Reza Ramadhani; Siti Zanuba N. Maryam; Roihan B. Perdana; Sai B. Daniel; Welly Mahardhika
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v6i1.42305

Abstract

This community service-based study responds to the urgency of strengthening digital literacy and awareness of hoaxes among elementary school students amid the increasing use of gadgets. The rapid penetration of digital technology has made children active internet users, but without adequate critical thinking skills, they remain vulnerable to false information and unethical digital behavior. This Program was held at SDN Pandean 1 and involved students in grades IV–VI through structured digital literacy socialization activities that focused on responsible use of gadgets, basic fact verification skills, and digital ethics. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through observation, in-depth interviews with students and teachers, and documentation during program Implementation. The findings suggest that although students demonstrate high technical expertise in using digital devices, their ability to critically evaluate information, especially in identifying hoaxes, is still limited. However, such socialization activities contribute to increased awareness in verifying the source of information, recognizing misleading content, and adopting more ethical online behavior. This community service initiative highlights the importance of integrating digital literacy education into elementary learning environments. The results suggest that collaborative involvement between schools, teachers, and parents is essential to build students’ critical digital competencies from an early age.