Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akuntabilitas Program BK dalam Perspektif Standar Nasional Pendidikan Gusman Lesmana; Bisti Amelia; Bella Syahputri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akuntabilitas program Bimbingan dan Konseling (BK) dalam perspektif Standar Nasional Pendidikan (SNP). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber jurnal ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa akuntabilitas dalam pendidikan merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga terhadap proses dan hasil yang dicapai, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam konteks BK, akuntabilitas tercermin dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program yang dilakukan secara sistematis dan berbasis data. Program BK yang akuntabel mampu mendukung pencapaian SNP, khususnya pada standar proses, penilaian, dan kompetensi lulusan. Namun, implementasi akuntabilitas masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan strategi seperti penyusunan program yang terstruktur, peningkatan kompetensi guru BK, pemanfaatan teknologi, serta evaluasi yang berkelanjutan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas program BK memiliki peran penting dalam mendukung kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menghadapi Tantangan Kesehatan Mental Peserta Didik di Era Digital Bisti Amelia; Bella Syahputri; Intan Nurjannah Pulungan; Asbi Asbi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menghadapi tantangan kesehatan mental peserta didik di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 40 guru BK tingkat SMP dan SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert berdasarkan indikator literasi digital, penanganan kesehatan mental peserta didik, konseling berbasis online, pencegahan cyberbullying, penggunaan media BK digital, dan komunikasi interpersonal. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pengembangan kompetensi guru BK berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Aspek penanganan kesehatan mental peserta didik memperoleh persentase tertinggi sebesar 92%, diikuti pencegahan cyberbullying sebesar 90% dan literasi digital sebesar 89%. Selain itu, guru BK juga menghadapi berbagai kendala seperti kurangnya pelatihan kesehatan mental sebesar 88%, kesulitan memantau kondisi psikologis siswa secara daring sebesar 84%, dan keterbatasan penguasaan teknologi sebesar 80%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK membutuhkan penguatan kompetensi kesehatan mental dan teknologi digital agar layanan konseling dapat berjalan secara efektif di era digital.