Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL DAN BLOG TERHADAP KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Mawar Sari; Suci Perwita Sari; Asbi Asbi
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v21i2.39962

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan dan menerapkan kebugaran jasmani yang baik pada mahasiswa PGSD UMSU melalui penerapan media blog dan video. Tahapan metode penelitian adalah eksperimen dimana dilakukan pre test kemudian perlakuan lanjut dilakukannya post test. Penelitian ini akan berpengaruh terhadap kapasitas kemajuan mata kuliah pendidikan jasmani pada mahasiswa program studi PGSD. Penelitian dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sebanyak 40 orang mahasiswa semester 6 , yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 20 kelompok eksperimen dan 20 kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada mei sampai juli 2022. Penelitian ini dilaksanakan untuk menguji kebugaran jasmani yang baik pada mahasiswa PGSD UMSU melalui penerapan media blog dan video. Pada bab ini, diuraikan mengenai deskripsi data kebugaran jasmani yang baik pada mahasiswa PGSD UMSU melalui penerapan media blog dan video, pengujian hipotesis, dan pembahasan hasil yang disesuaikan dengan permasalahan dan tujuan penelitian. Adapun yang menjadi variabel-variabel dalam penelitian ini adalah Media Pembelajaran Audiovisual Dan Blog sebagai variabel bebas dan Kebugaran Jasmani sebagai variabel terikat. Dari hasil perhitungan di atas terlihat bahwa thitung sebesar 7,5 dan ttabel sebesar 2,39 pada taraf signifikan 95% atau α = 0,05. Karena thitung > ttabel (7,5 > 2,39), maka hipotesis alternatif penelitian (Ha) diterima. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan secara umum bahwa Terdapat Pengaruh Media Pembelajaran Audiovisual Dan Blog Terhadap Kebugaran Jasmani MahasiswaPendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Implementation of Child Friendly School Governance in Junior High Schools Country 3 Labuhan Deli Satu Atap Surya Darma; Elfrianto Elfrianto; Lamhot Fernando Sianipar; Mhd Fuad Asbi; Pesta Natalia
Journal of Education and Teaching Learning Vol 5 No 1 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v5i1.1214

Abstract

The realization of a child-friendly school requires the support of various parties, namely the family and the community, which are indeed the closest educational centers for children. Deli Serdang Regency, child-friendly schools are one of the innovations in formal, non-formal and informal education units that are safe, clean and healthy, care and have a culture of the environment, able to guarantee, fulfill, and respect children's rights and protect children from violence, discrimination, and other abuses and support children's participation, especially in planning, policy, learning, monitoring, and complaint mechanisms related to the fulfillment of rights and protection of children in education. The research was conducted at junior high schools country 3 Labuhan Deli One Roof, Deli Serdang Regency. The research approach is qualitative with a survey method of research indicators. The results of the study concluded: (1) Schools have written commitments regarding child-friendly school policies, but not all of them have been implemented, especially anti-violence policies in the form of official letters from internal schools, (2) Realization of a child-friendly learning process through non-violent discipline enforcement (3) Educators and education staff regularly attend training related to children's rights according to the characteristics of child-friendly schools, (4) School facilities and infrastructure have met safety requirements in terms of both building structures, security systems, lighting and cleaning facilities, (5) Child participation realized through the provision of opportunities to form communities to formulate school policies and regulations, (6) Realization of school cooperation with parents/guardians, community organizations, the business world, alumni and other stakeholders.
Bimbingan Klasikal Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Siswa Kelas IV SD Al-Washliyah Percut Medan M Fauzi Hasibuan; Asbi Asbi; Sri Ngayomi Yudha Wastuti; Sri Listiana Izar
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11168

Abstract

This study aims to determine the Effectiveness of Classical Guidance in Improving Students' Literacy and Numeracy in Learning in Grade IV SD Al-Washliyah Percut. The method used was an experimental type of pre-experimental through a quantitative approach, the researchers used 18 students as samples in this study. The results of this study indicate that there is an increase in students' literacy and numeracy abilities after being given Classical Guidance. It can be concluded that Classical Guidance is effective for increasing students' Literacy and Numeracy Ability in learning. In the Wilcoxon test, it is known that the Sig (2-tailed) value is 0.000 <0.05 indicating a significant difference between the pre-test and post-test, this indicates that there is an influence on the difference in the treatment given during the pre-test and post-test. Significantly from pretest to posttest there was a change in students, namely an increase in literacy and numeracy skills after receiving the Classical Guidance Service treatment. Students gain relatively high final abilities compared to initial abilities. In other words, the Classical Guidance Service is effective in improving students' literacy and numeracy skills in learning. It is recommended that future researchers develop more skills in providing guidance and counseling services in elementary schools and adapt them to the needs of elementary school students. ____________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Dalam Belajar di Kelas IV SD Al-Washliyah Percut. Metode yang digunakan adalah ekperimen dengan jenis pre-eksperimental melalui pendekatan kuantitatif, peneliti menggunakan 18 siswa sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa setelah diberikan Bimbingan Bimbingan Klasikal, maka dapat disimpulkan bahwa Bimbingan Bimbingan Klasikal efektif untuk meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi siswa dalam belajar. Pada uji wilcoxon diketahui nilai Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre-test dengan post- test, ini menunjukkan terdapat pengaruh terhadap perbedaan perlakuan yang diberikan pada saat pre-test dan post-test. Secara signifikan dari pretest ke posttest terjadi perubahan pada siswayaitu peningkatan kemampuan literasi dan numerasi setelah mendapatkan perlakuan Layanan Bimbingan Klasikal. Siswa memperoleh kemampuan akhir yang relatif tinggi dibandingkan dengan kemampuan awal. Demikian dengan kata lain Layanan Bimbingan Klasikal efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam belajar. Direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya diharapkan lebih mengembangkan keterampilan dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar dan menyesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. 
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DALAM PERILAKU VERBAL ABUSE PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING Deliati Deliati; Asbi Asbi; Elfrianto Elfrianto
Hijri Vol 12, No 1 (2023): HIJRI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v12i1.16840

Abstract

Spiritual intelligence functions to integrate emotional intelligence and intellectual intelligence which is a potential that exists within humans. Thus, individuals have a high moral value. Spiritual intelligence is able to move a person (red. student) to become a better human being by not only being qualified in religious knowledge but also qualified in social acts of piety [1]. Students who have spiritual intelligence are able to maintain harmony, harmony in their daily lives and be humane towards others [2]. One indicator of students who are spiritually healthy is having an attitude of social responsibility, showing a sense of concern for others, having the attitude and potential to want to help when they see other people's difficulties, viewing life realistically, and gaining spiritual significance through a prosocial attitude. This research uses a qualitative approach in the library research method or what is called the library approach. The form of activity in this literature study is by collecting data, reading, taking notes, and processing research materials. The research results found that students who experience subsequent acts of violence will tend to become perpetrators of acts of violence against other people. This phenomenon eventually becomes an unbroken chain, where each generation will treat the same thing in response to pressing situational conditions, so that this inherited pattern of behavior becomes a culture of violence. So, if the current parenting style still promotes violence, perhaps in 20-30 years our society will be even worse than what is being witnessed today. Spiritual Intelligence, Verbal Abuse Behavior
PENERAPAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN PERSON CENTERED THERAPY UNTUK MENINGKATKAN ETIKA KOMUNIKASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 MEDAN TAHUN AJARAN 2022/2023. Syarifah Lubis; Asbi Asbi; Gusman Lesmana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i1.214

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan layanan konseling individual menggunakan pendekatan Person Centered Therapy untuk meningkatkan etika komunikasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Medan Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling, dan wali kelas dan objek penelitian ini adalah 3 orang siswa kelas VIII yang mengalami rendahnya etika komunikasi dengan guru maupun dengan teman. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi dan wawancara. Adapun teknik dalam analisis data dalam pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan konseling individual dengan pendekatan Person Centered Therapy pada siklus I siswa di kelas VIII SMP Negeri 23 Medan. berjalan dengan lancar. Pada siklus II menunjukkan adanya perubahan dalam beretika saat berkomunikasi dengan orang lain. Pada siklus II ini siswa sudah mulai dapat berkomunikasi yang baik kepada orang lain. Dengan berdasarkan hasil obsrvasi dan wawancara yang telah dilakukan pada siklus I dan siklus II peneliti dapat menyatakan bahwa layanan konseling individual dengan menggunakan pendekatan Person Centered Therapy dapat meningkatkan etika komunikasi siswa.
Gambaran Analisis Inventori Tugas Perkembangan Siswa Sekolah Menengah Atas Uli Makmun Hasibuan; Asbi Asbi
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dari tugas perkembangan siswa SMA N 13 Medan khususnya pada siswa kelas X E-10 secara detail terhadap pencapaian perkembangan yang ditempuh siswa pada tugas perkembangan masing-masing siswa pada kelas X E-10. Strategi kuantitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif digunakan. Populasi penelitian adalah 36 siswa kelas X E-10 di SMA N 13 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sampling jenuh, artinya sampel penelitian terdiri dari setiap anggota populasi. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen Inventori Tugas perkembangan (ITP) yang dinggunakan berupa perangkat lunak ATP version 3.5.6. Temuan penelitian ini menunjukkan tingkat perkembangan kelas X E-10 SMA N 13 Medan berpengaru pada tingkat individualistik dengan rata-rata levels perkembangan 4,67; simpangan baku 0,11; dan koefisien variansi 4,15%. Oleh karena itu, perlu adanya bantuan khusus kepada anak agar siswa dapat memenuhi tugas-tugas perkembangannya, idealnya dengan berkembangnya kematangan emosi dan perilaku ekonomi otonom pada tingkat konformis (Kof).
Implementation of Classical Format Intelligent Character Education (PKC-KA) to Reduce Student Academic Procrastination Asbi Asbi; M Fauzi Hasibuan; Mawar Sari
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7672

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalah yang sering terjadi, terutama dibidang akademik. Prokrastinasi akademik dapat didefinisikan sebagai kecenderungan seseorang dalam menunda kegiatan yang berkaitan dengan akademik. Salah satu penyebab terjadinya prokrastinasi pada siswa yaitu rasa malas dan tidak memahami tugas yang diberikan oleh guru. Salah satu perilaku siswa yang mengarah kepada prokrastinasi akademik adalah tidak megumpulkan tugas sekolah sesuai waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X-IPS 1 dan X-IPS 2 MAN 1 Batubara dengan kelompok eksperimen sebanyak 32 orang siswa dan kelompok kontrol sebanyak 32 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah model Skala Likert, selanjutnya akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Kolmogorov-Smirnov Two Independent Sampel dengan bantuan SPSS versi 26.00. Temuan penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa pendidikan karakter cerdas format klaskal (PKC-Ka) efektif untuk mengurangi prokrastinasi akademik pada siswa sehingga untuk selanjutnya dapat diberikan kepada siswa dalam upaya mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Selanjutnya, temuan penelitian secara khusus yaitu: (1) terdapat perbedaan yang signifikan prokrastinasi akademik mahasiswa pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan pendidikan karakter cerdas format klaskal (PKC-Ka), (2) terdapat perbedaan prokrastinasi akademik mahasiswa pada kelompok kontrol sebelum dan setelah diberikan informasi konvensional dan (3) terdapat perbedaan prokrastinasi akademik siswa antara kelompok eksperimen yang diberikan pendidikan karakter cerdas format klaskal (PKC-Ka) dengan kelompok kontrol yang diberikan layanan informasi konvensional
Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal dengan Menggunakan Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Pada Siswa SMA Muhammadiyah 01 Medan Putri Wanda, Nadira; Asbi, Asbi
LOKAKARYA Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v4i2.4960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal menggunakan pendekatan Problem Based Learning dalam meningkatkan kematangan karir siswa SMA Muhammadiyah 01 Medan. Metode penelitian ini mengguanakan kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-postest control group. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (25 siswa) dan kelompok kontrol (25 siswa). Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa bimbimngan klasikal dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning, sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan berupa layanan bimbingan klasikal biasa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket skla likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kematangan karir siswa pada kelompok eksperimen dengan rata-rata 87,96 (kategori sedang) menjadi 130,76 (kategori sangat tinggi) pada posttest. Sementara pada kelompok kontrol terjadi peningkatan dari rata-rata 90,76 (sedang) menjadi 120,04 (tinggi). Uji Wilcoxon dan Kolmogrov-Smirnov menujukkan perbedaan yang signifikan terhadap kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p<0,05). Disimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan pendekatan Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kematangan karir siswa.
IMPLEMENTASI PERMAINAN MONOPOLI DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KARIR PADA SISWA DI SANGGAR BIMBINGAN KEPONG MALAYSIA Riadi, Ali Akbar; Asbi, Asbi
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.28359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil layanan dengan mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas permainan Monopoli Karir sebagai media bimbingan kelompok dalam meningkatkan pemahaman karir siswa di Sanggar Bimbingan Kepong, Malaysia. Latar belakang penelitian diambil dari kebutuhan peserta didik di pendidikan non-formal yang umumnya memiliki keterbatasan informasi karir serta pengalaman belajar yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup kegiatan bimbingan kelompok melalui permainan Monopoli Karir, yang difokuskan pada identifikasi pemahaman karir, pengelolaan pikiran, penguatan keterampilan, relaksasi, dan perencanaan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi partisipan, instrument evaluasi proses dan hasil, serta Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Cara memperoleh hasil yaitu dengan menyebarkan instrumen-instrumen yang sudah ditentukan dan untuk menganalisis hasilnya yaitu dengan mengumpulkan ketiga jenis instrumen itu yang nantinya akan dijumlahkan dan akan mendapatkan skor yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karir yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya skor pemahaman dari 156 pada siklus I menjadi 215 pada siklus II, nilai tertinggi yang stabil pada angka 32, serta peningkatan nilai terendah dari 23 menjadi 25. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan positif dalam pengelolaan pikiran, apresiasi terhadap berbagai pilihan karir, dan kemampuan menyusun rencana karir sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan Monopoli Karir efektif digunakan sebagai media bimbingan dalam konteks pendidikan non-formal untuk membantu siswa memahami pilihan pendidikan dan karir secara lebih jelas dan menyenangkan. Penelitian ini memberikan manfaat penting bagi konselor dan pendidik non-formal untuk mengembangkan pendekatan bimbingan yang kreatif dan interaktif.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MENGUNAKAN SOCIAL SKILLS PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SANGGAR BIMBINGAN KEPONG MALAYSIA Ramadan, Agung; Asbi, Asbi
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.28211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan kelompok menggunakan Social Skills Puzzle di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia; (2) menganalisis peningkatan keterampilan sosial siswa yang mencakup komunikasi, kerja sama, dan keberanian berpartisipasi; serta (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, evaluasi proses, evaluasi akhir, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada delapan siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif-naratif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada ketiga dimensi keterampilan sosial: komunikasi meningkat dari 65% menjadi 92%, kerja sama meningkat dari 58% menjadi 88%, dan keberanian meningkat dari 52% menjadi 85%. Rata-rata evaluasi akhir juga meningkat dari 20,2 (kategori Cukup) pada siklus pertama menjadi 31,8 (kategori Sangat Baik) pada siklus kedua. Temuan ini menunjukkan bahwa Social Skills Puzzle berfungsi sebagai medium pembelajaran sosial yang terstruktur, memfasilitasi pengalaman langsung (enactive learning), pengamatan (vicarious learning), dan pengelolaan diri (self-regulation) siswa. Dinamika kelompok berkembang dari tahap pembentukan (forming) ke tahap produktif (performing), dengan siswa yang awalnya pasif menjadi aktif dan reflektif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur bimbingan kelompok di setting pendidikan nonformal lintas negara serta kontribusi praktis berupa model intervensi yang aplikatif dan dapat direplikasi di lembaga pendidikan nonformal lain, khususnya di Malaysia dan kawasan Asia Tenggara.