Nadra Amalia
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Medan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemahaman Identitas Nasionalisme sebagai Bentuk Rasa Cinta Tanah Air Pada Mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan Aprilla Revalina Br. Purba; Andreas Domini Marpaung; Gita Oktaviani Sitorus; Rachel Oliviena Br. Manurung; Togu Samuel Riady Manurung; Sarnadi Giot Marito Situmeang; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39647

Abstract

Identitas nasional merupakan jati diri bangsa yang mencerminkan nilai-nilai, budaya, sejarah, serta karakteristik yang menjadi ciri khas suatu bangsa. Di tengah perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, pemahaman terhadap identitas nasional menjadi hal yang penting untuk menjaga dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta tanah air pada generasi muda, khususnya mahasiswa. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam memahami, menginternalisasi, dan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman identitas nasionalisme sebagai bentuk rasa cinta tanah air pada mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode gabungan kualitatif dengan kuantitatif dibarengi pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan. Dan dengan pemungutan hasil kuesioner kepada tiap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPKn Stambuk 2025 Universitas Negeri Medan memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai identitas nasional yang tercermin dari pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, penghargaan terhadap keberagaman budaya, penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, serta kesadaran dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Bentuk rasa cinta tanah air ditunjukkan melalui partisipasi dalam kegiatan kemahasiswaan, penghormatan terhadap simbol-simbol negara, serta kepedulian terhadap isu-isu kebangsaan.
Hubungan Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa terhadap Video G30S/PKI dalam Mata Pelajaran PPKn Kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan Disya Novira; Nadiyah Elza Syahri Nst; Nazwa Refany; Urrohmawati Ujung; Glen Michael Purba; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan menulis argumentasi siswa terhadap video G30S/PKI dalam mata pelajaran PPKn kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan. Kemampuan menulis argumentasi merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran PPKn, terutama dalam menyikapi peristiwa sejarah yang memiliki muatan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Video G30S/PKI sebagai media pembelajaran sejarah nasional dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mengungkapkan gagasan secara argumentatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran Google Form kepada 20 siswa kelas XI SMA Negeri 21 Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan menulis argumentasi siswa dengan pemahaman terhadap konten video G30S/PKI dalam pembelajaran PPKn. Siswa yang memiliki kemampuan menulis argumentasi yang baik cenderung mampu menganalisis peristiwa G30S/PKI secara kritis, mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila, serta mengungkapkan sikap nasionalisme dalam tulisan mereka. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan menulis argumentasi dalam pembelajaran PPKn perlu terus ditingkatkan agar siswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dari peristiwa sejarah bangsa.
Analisis Kemampuan Mahasiswa dalam Memahami dan Mengoreksi Teks Akademik pada Penulisan Jurnal Ilmiah Anni Latifah; Nadra Amalia; Angel Tio Lina Aritonang; Melva Triana Sianipar; Nira Dilvinia Siregar; Wulan Fitri Andini Siahaan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) stambuk 2024 Universitas Negeri Medan dalam memahami dan mengoreksi teks akademik pada penulisan jurnal ilmiah. Kemampuan memahami teks akademik merupakan keterampilan penting yang mendukung keberhasilan mahasiswa dalam kegiatan akademik, khususnya dalam membaca, menganalisis, dan menyusun karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) yang disebarkan kepada mahasiswa serta dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Fokus penelitian meliputi kemampuan memahami isi teks akademik, mengidentifikasi struktur penulisan ilmiah, menemukan kesalahan kebahasaan, serta menerapkan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengoreksi teks akademik masih bervariasi. Sebagian mahasiswa telah mampu memahami isi dan struktur teks akademik dengan baik, namun masih ditemukan kesulitan dalam penggunaan bahasa baku, ejaan, tanda baca, dan penyusunan argumen ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi akademik dan latihan yang berkelanjutan agar kemampuan mahasiswa dalam memahami serta mengoreksi teks akademik dapat berkembang secara optimal.
Pengaruh Penggunaan Media sosial terhadap Tingkat Pemahaman Nilai Nilai Pancasila Pada Generasi Z Dien Solia Sipayung; Rumiris Yolanda Aritonang; Ripka Br Perangin Angin; Hanna Teja Bukit; Sindy Jelita Steffani Sinambela; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z. Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan dampak terhadap pola pikir, perilaku, dan cara generasi muda memperoleh informasi dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi media dalam membentuk pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan, termasuk nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila, baik dalam bentuk pengaruh positif maupun negatif. Penggunaan media sosial secara bijak dan edukatif dapat meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai Pancasila, sedangkan penggunaan yang berlebihan dan tidak terarah dapat menurunkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dalam memanfaatkan media sosial agar nilai-nilai Pancasila tetap tertanam pada Generasi Z di era digital.
Peran Lingkungan Sosial Budaya Toleransi Beragama terhadap Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Christin Angelina; Nabilla Nur Qolbi; Natali Rotuani Siregar; Rahel Smith Panggabean; Tamara Sesi Sihaloho; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39709

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya toleransi beragama dalam membentuk pemahaman nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman sosial budaya masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan sosial budaya toleransi beragama terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui angket terbuka kepada mahasiswa yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, kampus, dan pergaulan memiliki pengaruh besar dalam membentuk sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta memperkuat penerapan nilai Ketuhanan, kemanusiaan, dan persatuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan sosial budaya yang toleran berperan penting dalam meningkatkan pemahaman serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.