p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sewagati
Daniar Fahmi
Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Alat Siram Bawang Merah Otomatis Terintegrasi Battery Charging Station Berbasis Panel Surya Dimas Anton Asfani; I Made Yulistya Negara; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Daniar Fahmi; Titiek Suryani; Devy Kuswidiastuti; Puji Handayani
Sewagati Vol 10 No 2 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i2.8988

Abstract

The village of Sumberbulu, Tegalsiwalan District, Probolinggo Regency is an area where the majority of the population earns a living as shallot farmers. As a result, Probolinggo Regency has become the largest supplier of shallots in East Java. However, this has not been matched by the application of technology in shallot cultivation. Farmers still use manual methods and rely solely on their own labor. To address this issue, Alfin, a red onion farmer's son, proposed the use of environmentally friendly electric pumps integrated with solar cells. The use of renewable energy is particularly suitable for Sumberbulu Village, as it has high solar irradiance. This innovative project is supported by the High Voltage Laboratory of the ITS Department of Electrical Engineering as a form of community service, with the hope of increasing the productivity of shallot farmers, supporting economic growth, and achieving the goal of sustainable technology development. The implementation of this community service is expected to produce the following outputs: the creation of a red onion watering tool and the installation of a solar cell-integrated charging station, socialization to the community, progress reports and final reports, national journals, book chapters, popular media news, and activity videos. Keywords: Onion Irrigation Tool, Sumberbulu Village, Red Onion Farmer Productivity, Solar Cell, Battery Charging Station
Sosialisasi Serta Pembuatan Buku Panduan Mengenai Instalasi Listrik Rumah Tangga Guna Mencegah Kasus Kebakaran Akibat Gangguan Korsleting Listrik Di Desa Sraturejo Bojonegoro I Made Yulistya Negara; Dimas Anton Asfani; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Daniar Fahmi; Titiek Suryani; Devy Kuswidiastuti; Puji Handayani
Sewagati Vol 10 No 3 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i3.8984

Abstract

Instalasi listrik yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama di daerah pedesaan dengan pemahaman masyarakat yang masih terbatas. Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan tersebut, di mana telah terjadi beberapa insiden kebakaran akibat korsleting listrik. Untuk mengurangi risiko tersebut, Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS melakukan program pengabdian masyarakat melalui sosialisasi bahaya korsleting listrik dan edukasi instalasi listrik rumah tangga yang aman. Kegiatan ini mencakup studi kondisi masyarakat, penyusunan modul edukasi, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi dampak kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga terkait komponen instalasi listrik, prosedur pemasangan sesuai standar PUIL, serta mitigasi bahaya akibat korsleting. Selain itu, warga mulai mampu mengidentifikasi potensi bahaya pada instalasi rumah masing-masing. Sebagai bentuk keberlanjutan, tim pengabdian mendorong pembentukan satgas desa serta pemanfaatan buku panduan sebagai referensi berkelanjutan. Program ini diharapkan berkontribusi pada penurunan risiko kebakaran dan peningkatan budaya keselamatan listrik di Desa Sraturejo.
Sosialisasi Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebagai Energi Terbarukan Untuk Kegiatan Edukasi Di SMP Negeri 1 Turi I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Dimas Anton Asfani; I Made Yulistya Negara; Daniar Fahmi; Titiek Suryani; Devy Kuswidiastuti; Puji Handayani
Sewagati Vol 10 No 3 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i3.9192

Abstract

Kurangnya materi edukatif, akses informasi, dan pengalaman praktis menjadi alasan rendahnya pemahaman mengenai sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di SMP Negeri 1 Turi Lamongan, Jawa Timur. Kondisi ini membuat siswa dan guru belum memahami manfaat PLTS sebagai sumber energi ramah lingkungan dan ekonomis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Laboratorium Tegangan Tinggi Teknik Elektro ITS melaksanakan sosialisasi melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan energi sekolah, pemberian materi teori dan modul edukatif, serta praktik instalasi PLTS sederhana. Sebagai bentuk keberlanjutan, satu set modul pembelajaran PLTS dihibahkan kepada sekolah agar dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan sarana peningkatan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan di lingkungan pendidikan.