Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Criminological Study of the Influence of Social Media on Cyberbullying Crimes in Indonesia Aditya Restu Hapriyanto; Bintara Sura Priambada; Aris Setyo Nugroho
Melayunesia Law Vol. 10 No. 1 (2026): Melayunesia Law
Publisher : Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30652/8r01ve22

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed patterns of human interaction, particularly through social media, which has become an integral part of everyday life. In Indonesia, social media usage is remarkably high, with teenagers representing one of the largest and most active user groups. Although social media provides various benefits such as communication, entertainment, and self-expression, it also facilitates negative behaviors, including cyberbullying. Cyberbullying refers to repeated acts of intimidation, humiliation, or harassment conducted through digital platforms with the intent to cause psychological harm. This study employs normative legal research methods with a criminological approach to analyze the influence of social media on cyberbullying in Indonesia. From a criminological perspective, cyberbullying is associated with factors such as anonymity, peer influence, weak social control, and the viral nature of digital interactions, which encourage deviant behavior in cyberspace. The legal framework in Indonesia, particularly the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE) and of the Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on the Penal Code (KUHP), provides the basis for criminal liability for cyberbullying perpetrators. However, law enforcement faces significant challenges due to the dynamic and borderless characteristics of cyberspace. This study contributes to understanding social media as a catalyst for cyberbullying and emphasizes the importance of criminological theory in addressing its root causes. Furthermore, it highlights the urgency of comprehensive preventive measures, including legal reform, digital education, and strengthened parental supervision, to reduce the risks and impacts of cyberbullying among Indonesian youth.
Strategi Inovatif dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis di Era Digital Aditya Restu Hapriyanto
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2024): NJMS - Januari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/njms.v2i1.255

Abstract

Dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang, perusahaan dituntut untuk memperkuat daya saing mereka melalui strategi inovatif. Artikel ini membahas peran kunci inovasi dalam meningkatkan daya saing bisnis di era digital. Kami mengeksplorasi berbagai strategi inovatif yang dapat diterapkan, termasuk pengadopsian teknologi canggih, model bisnis baru, dan pendekatan pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Dengan fokus pada perubahan perilaku konsumen dan transformasi teknologi, artikel ini membahas bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan inovasi dalam semua aspek operasional mereka. Kami juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor bisnis dan teknologi untuk menciptakan ekosistem inovatif yang mendorong pertumbuhan. Selain itu, artikel ini mengevaluasi dampak positif dari strategi inovatif terhadap efisiensi operasional, peningkatan kualitas produk atau layanan, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang unik. Kami menyajikan beberapa studi kasus sukses dan pelajaran yang dapat diambil dari perusahaan-perusahaan terkemuka yang berhasil mengadopsi strategi inovatif dengan baik. Melalui analisis mendalam, artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mengembangkan budaya inovatif yang berkelanjutan, mendorong kreativitas di antara karyawan, dan secara proaktif menanggapi perubahan pasar. Kesimpulannya, strategi inovatif tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga kunci utama untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital yang penuh dengan dinamika dan ketidakpastian.