Ghefira Salma Desianti
Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ISLAM: ANALISIS TENTANG RELEVANSI KURIKULUM KEJURUAN DENGAN KEBUTUHAN INDUSTRI (STUDI TENTANG KESENJANGAN KOMPETENSI DAN KETERAMPILAN SOSIAL LULUSAN) DI SMK MAARIF NU 01 KEMBARAN Ghefira Salma Desianti; Muh. Hanif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi kurikulum kejuruan di SMK Ma’arif NU 01 Kembaran terhadap kebutuhan dunia industri, terutama berkaitan dengan kesenjangan kompetensi dan keterampilan sosial lulusan. Dalam kajian sosiologi lembaga pendidikan, SMK Islam memiliki fungsi penting dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan sosial serta tuntutan dunia kerja. Akan tetapi, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara kemampuan lulusan dengan kebutuhan industri, baik dalam aspek keterampilan teknis maupun keterampilan sosial (soft skills). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pihak sekolah, peserta didik, alumni, serta pihak industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kejuruan di SMK Ma’arif NU 01 Kembaran belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri. Kesenjangan kompetensi tampak pada kurang optimalnya penguasaan teknologi terkini serta keterampilan praktik yang dibutuhkan di dunia kerja. Selain itu, kemampuan sosial lulusan seperti komunikasi, kerja sama, disiplin, dan etika kerja juga masih menjadi perhatian pihak industri. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan hubungan link and match antara sekolah dan industri melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas praktik kerja lapangan, dan pembinaan keterampilan sosial peserta didik agar lulusan SMK Islam memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tuntutan industri dan dinamika sosial masyarakat.
PERAN SUMATERA THAWALIB SEBAGAI UPAYA PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM MODERN DI MINANGKABAU Queen Qonita; Muhamad Fatchu Reza; Ghefira Salma Desianti
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas peran Sumatera Thawalib dalam pembaruan pendidikan Islam di Minangkabau pada awal abad ke-20. Dengan menggunakan metode literature review dan pendekatan historis, kajian ini menganalisis proses transformasi sistem surau tradisional menuju lembaga madrasah modern yang terstruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemunculan Sumatera Thawalib tidak dapat dilepaskan dari tiga faktor yang saling terkait, yakni penetrasi kebijakan kolonial Belanda melalui Politik Etis, pengaruh Pan-Islamisme yang dibawa oleh para ulama Minangkabau sepulang dari Haramain, serta gerakan intelektual Kaum Muda yang menghendaki reformasi pendidikan Islam dari dalam. Di bawah kepemimpinan Haji Abdul Karim Amrullah, Sumatera Thawalib berhasil memperkenalkan sistem pembelajaran berkelas, mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum ke dalam kurikulum agama, dan meruntuhkan dikotomi lama antara ilmu agama dan ilmu dunia. Pembaruan tersebut tidak hanya mengubah wajah pendidikan Islam di Minangkabau, tetapi juga menginspirasi gerakan serupa di berbagai wilayah Nusantara, menjadikan Sumatera Thawalib sebagai lembaga pionir dalam sejarah pendidikan Islam modern di Indonesia. Prinsip-prinsip progresif yang tertanam dalam lembaga ini masih relevan sebagai pijakan filosofis pengembangan pendidikan Islam yang adaptif dan berbasis teknologi di era kontemporer