Kurnia Indrianti
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Al Qolam Malang, Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Negosiasi Otoritas Pedagogis dalam Perubahan Ritme Akademik Pesantren Juwairiyah Juwairiyah; Kurnia Indrianti; Farhus Sururi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan ritme akademik di Pesantren Mansyaul Ulum sebagai dampak dari standarisasi evaluasi pendidikan nasional serta implikasinya terhadap praktik pendidikan di lingkungan pesantren. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola, pengajar, dan santri, serta analisis dokumentasi kalender akademik. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ritme akademik pesantren mengalami penyesuaian yang signifikan, ditandai dengan percepatan pelaksanaan ujian madrasah diniyah, penataan ulang jadwal pembelajaran, serta pengelolaan waktu kegiatan yang semakin terintegrasi dengan kalender pendidikan formal. Selain itu, ditemukan variasi respons santri dalam menghadapi kepadatan aktivitas, yang tercermin dalam strategi belajar dan penentuan prioritas akademik. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek teknis penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mencerminkan dinamika penyesuaian antara sistem pendidikan formal dan praktik kepesantrenan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan evaluasi pendidikan memiliki implikasi yang luas terhadap struktur dan praktik pendidikan di pesantren, serta menunjukkan pentingnya pengelolaan yang adaptif dalam menghadapi tuntutan sistem pendidikan yang terus berkembang.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 WAJAK Muhammad Husni; Kurnia Indrianti
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai strategi peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Wajak. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pendidikan yang mendorong integrasi AI dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran PAI berbasis AI dilakukan melalui integrasi teknologi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan AI mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta mendukung peningkatan prestasi belajar melalui akses pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pengembangan manajemen pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kompetensi digital guru dan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.