Widya Dwi Juliyanti
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemaknaan Aktivitas Nongkrong Bagi Remaja Gen Z di Kecamatan Rokan IV Koto Widya Dwi Juliyanti; Mohammad Isa Gautama
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1507

Abstract

Remaja Gen Z yang ada di Kafe Kopi Darat sangat mengandrungi nongkrong di kafe sebagai gaya hidup di zaman modern ini, terbukti dari tingginya intensitas kunjungan ke kafe beberapa waktu terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemaknaan aktivitas nongkrong bagi remaja Gen Z di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan tipe fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive, yaitu menentukan narasumber yang relevan, dalam hal ini, narasumber terdiri dari seorang owner kafe dan 19 orang pengunjung kafe. Teori yang digunakan adalah interksionisme simbolik George Herbert Mead, yang melihat bahwa interaksi sosial yang terjadi di ruang publik memiliki makna yang terlepas dari esensi utama aktivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, remaja Gen Z yang ada di Kafe Kopi Darat pada saat melakukan aktivitas nongkrong melahirkan beberapa makna, yaitu : pertama, aktivitas nongkrong sebagai tempat menikmati kopi. Kedua, sebagai sarana berfoto untuk kebutuhan (update) media sosial. Ketiga, sebagai tempat untuk menghilangkan strees, Keempat. sebagai tempat untuk mengerjakan tugas. Kelima, sebagai tempat untuk bermain game. Beberapa penelitian yang ada telah menjelaskan terkait pemaknaan aktivitas nongkrong, namun penelitian ini fokus kepada nongkrong yang dilakukan oleh Remaja Gen Z yang diperkuat dengan analisis makna dari aktivitas tersebut menggunakan pendekatan teoritis. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa pemaknaan aktivitas nongkrong bagi remaja Gen Z tentunya berpengarruh kepada gaya hidup seperti konsumerisme yang makin kuat di kalangan remaja, dan juga akan banyak menyita waktu sehingga para remaja akan lupa waktu terhadap kesehariannya.