Filipus Kondo
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Dan Kompensasi terhadap Prestasi Kerja: Status Sebagai Variabel Kontrol (Studi Kasus di Super Dazzle Yogyakarta) Filipus Kondo; Didik Subiyanto; Nala Tri Kusuma
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi ekstrinsik dan kompensasi terhadap prestasi kerja karyawan dengan status karyawan sebagai variabel kontrol. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana motivasi dari luar dan pemberian kompensasi dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan, serta melihat apakah perbedaan status karyawan memengaruhi hubungan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Super Dazzle Yogyakarta dengan menggunakan sampel karyawan sebanyak 252 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Selain itu, status karyawan sebagai variabel kontrol juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan pemberian motivasi ekstrinsik kepada seluruh karyawan melalui lingkungan kerja yang kondusif, pemberian penghargaan atas kontribusi karyawan, serta menjalin hubungan kerja yang harmonis antara atasan dan bawahan. Selain itu, perusahaan perlu memastikan bahwa sistem kompensasi yang diberikan, baik berupa gaji, insentif, maupun bonus, telah sesuai dengan beban kerja dan kontribusi karyawan guna mendorong karyawan untuk bekerja lebih optimal dan berprestasi secara maksimal tanpa membedakan status kepegawaian, baik karyawan tetap maupun paruh waktu.