Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Proses Pembangkit Listrik Tenaga Uap Dengan Menggunakan Generator dan Efesiensi Generator pada Pabrik Kelapa Sawit di PT Perkebunan Nusantara IV PKS Rambutan Sry Yani Hutagalung; Enjelina Lumban Gaol; Andri Saputra Harahap; Steven Elvantino Sirait; Arjunaldi Zalukhu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8188

Abstract

Energi listrik merupakan fondasi penting dalam mendukung kegiatan industri, khususnya di pabrik kelapa sawit yang menggunakan berbagai peralatan listrik seperti mesin induksi, pompa, dan conveyor dalam proses transformasi tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO). Di PT Perkebunan Nusantara IV PKS Rambutan, pemenuhan kebutuhan ini dilakukan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang canggih, dengan memanfaatkan limbah biomassa seperti serabut dan cangkang kelapa sawit sebagai sumber bahan bakar utama. Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memaksimalkan pemakaian sumber daya internal pabrik. Studi ini secara khusus meneliti cara kerja pembangkitan energi listrik dari tenaga uap dan menilai efisiensi generator dalam sistem PLTU tersebut.Metode penelitian melibatkan pengamatan langsung di lapangan selama lima hari penuh selama periode produksi, yang dikombinasikan dengan pengumpulan data operasional dari generator. Parameter penting yang diukur meliputi daya input (dari turbin), daya output listrik, arus (A), tegangan (V), faktor daya (cos φ), dan frekuensi (Hz). Data tersebut dianalisis menggunakan rumus standar untuk efisiensi: η = (P_out / P_in) × 100%, dilengkapi dengan analisis statistik untuk menghitung nilai rata-rata dan deviasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini beroperasi berdasarkan prinsip siklus Rankine: biomassa dibakar di dalam boiler untuk memanaskan udara menjadi uap superheated bertekanan tinggi (umumnya berkisar antara 40-60 bar), yang kemudian menggerakkan turbin uap multi-stage yang terhubung langsung dengan generator sinkron. Efisiensi generator tercatat berkisar antara 79,25% hingga 89,68%, dengan nilai rata-rata mencapai 84,89%. Kinerja ini mencerminkan kondisi operasional yang baik.
Pengaruh Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Pada Matakuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Angkatan 2023 Sukarman Purba; Enjelina Lumban Gaol; Sry Yani Hutagalung; Pardan Salim; Steven Elvantino Sirait
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari teman sebaya terhadap motivasi dan hasil akademik dalam mata kuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik bagi mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2023 di Universitas Negeri Medan. Pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan yang bersifat korelasional. Data diperoleh melalui distribusi kuesioner dan pengumpulan dokumen nilai mahasiswa . Sampel diambil dengan teknik pengambilan acak, melibatkan total 30 siswa sebagai responden . Proses analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi berganda, uji t, dan uji F. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa data tersebut mengikuti distribusi normal dengan nilai Asymp. tanda tangan. mencapai 0,064 yang lebih besar dari 0,05. Uji linearitas mengindikasikan bahwa hubungan antara teman sebaya dan hasil belajar bersifat linier dengan nilai signifikansi 0,183 , yang juga lebih besar dari 0,05, sedangkan hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar menunjukkan linearitas dengan nilai signifikansi 0,264, kembali lebih besar dari 0,05. Dalam uji t diperoleh nilai signifikansi untuk variabel teman sebaya sebesar 0,020 yang lebih kecil dari 0,05 , sedangkan untuk motivasi belajar mencapai 0,018 yang juga lebih kecil dari 0,05, menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mempunyai dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hasil dari uji F menghasilkan nilai signifikansi 0,017 yang lebih kecil dari 0,05 , menandakan bahwa secara simultan, teman sebaya dan motivasi belajar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu , disimpulkan bahwa adanya pengaruh positif dari teman sebaya dan motivasi belajar terhadap hasil akademik siswa dalam mata kuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik.