Nurlaila Ibrahim
Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan  di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Ainal Mardiah; Sulastri Sulastri; Nurlaila Ibrahim
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Namun, cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro masih tergolong rendah. Beberapa faktor yang diduga memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif antara lain paritas, pengetahuan ibu, dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 66 ibu yang memiliki bayi usia 6–11 bulan 29 hari dipilih dari lima mukim dengan cakupan ASI eksklusif terendah menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dilanjutkan dengan total sampling pada setiap desa terpilih. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas (p = 0,029), pengetahuan ibu (p = 0,048), dan dukungan keluarga (p = 0,037) dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Ibu dengan multiparitas, pengetahuan yang baik, dan dukungan keluarga yang tinggi cenderung lebih berhasil memberikan ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa paritas, pengetahuan ibu, dan dukungan keluarga merupakan faktor penting yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif. Upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif perlu difokuskan pada edukasi ibu, peningkatan akses informasi menyusui, dan penguatan dukungan keluarga.