Sulastri Sulastri
Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh terapi murottal al’quran terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III Maulidar Maulidar; Adri Idiana; Evi Zahara; Sulastri Sulastri; Cut Yuniwati
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1374

Abstract

Background: Anxiety in pregnant women in the third trimester reaches 28.7% in Indonesia, negatively impacting the health of the mother and fetus. The limitations of pharmacological interventions include the possibility of side effects on the fetus, so non-pharmacological therapy, such as murottal, Al-Qur’an, becomes an alternative. Murottal treatment has been proven to be effective in reducing anxiety through alpha wave stimulation that calms the autonomic nervous system. Purpose: to determine the effect of murottal Al-Qur’an therapy on anxiety levels in pregnant women in the third trimester. Method: This study used a quantitative design with a quasi-experimental method (quasi-experiment), pre-test, post-test, and control group. A sample of 46 pregnant women in the third trimester at the Sukamakmur Health Center was selected using purposive sampling and divided into two groups: an intervention group (listening to murottal Al-Qur’an Surah Maryam for 25-30 minutes every day for 2 weeks) and a control group (no intervention). Anxiety levels were measured using the HRS-A questionnaire before and after the intervention. Data analysis employed the Wilcoxon test for within-group differences and the Mann-Whitney test for between-group differences. Results: The results of the bivariate analysis revealed a significant difference in the average anxiety score between the intervention group before and after the intervention (p-value = 0.000), but there was no difference in the control group (p-value = 0.062). There was a difference in the average anxiety score between the intervention group and the control group in pregnant women (p-value = 0.013). Conclusion: Al-Quran murottal therapy is effective in reducing the level of anxiety in pregnant women in the third trimester in the Sukamakmur Health Center work area.It is recommended for health workers to integrate murottal therapy into antenatal services, as well as educate pregnant women about the benefits of murottal treatment as an independent effort to reduce anxiety during pregnancy.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan  di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Ainal Mardiah; Sulastri Sulastri; Nurlaila Ibrahim
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Namun, cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro masih tergolong rendah. Beberapa faktor yang diduga memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif antara lain paritas, pengetahuan ibu, dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 66 ibu yang memiliki bayi usia 6–11 bulan 29 hari dipilih dari lima mukim dengan cakupan ASI eksklusif terendah menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dilanjutkan dengan total sampling pada setiap desa terpilih. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas (p = 0,029), pengetahuan ibu (p = 0,048), dan dukungan keluarga (p = 0,037) dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Ibu dengan multiparitas, pengetahuan yang baik, dan dukungan keluarga yang tinggi cenderung lebih berhasil memberikan ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa paritas, pengetahuan ibu, dan dukungan keluarga merupakan faktor penting yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif. Upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif perlu difokuskan pada edukasi ibu, peningkatan akses informasi menyusui, dan penguatan dukungan keluarga.