Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVITALISASI PERPUSTAKAAN DESA MELALUI MURAL EDUKATIF DAN PROGRAM LITERASI KINCIRIA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA Khairun Nisa; Mapilindo; Khania Ramadani; Iqbal Isman Fadillah; Alita Iras Kusumastuti; Zahari Afsih
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v6i1.6399

Abstract

Abstract: The Darma Bahagia Library in Binjai Baru Village has not been optimally utilized as a community literacy center, particularly for elementary school students. Low reading interest and the lack of literacy activities remain the main issues. This community service program aims to revitalize the library’s function through the reorganization of its book collection, the addition of educational murals, and the implementation of the KINCIRIA Program (Joyful Literacy Class). The program was carried out in four stages: preparation, physical revitalization, program implementation, and evaluation with sustainability planning. The results show an increase in students’ participation in reading activities, group learning, and other creative literacy practices. Moreover, the library has become more attractive, child-friendly, and functional again as a community learning hub. Program sustainability is supported by teachers, library managers, and village officials who are committed to continuing the literacy activities on a regular basis. Therefore, this program successfully enhanced students’ learning motivation and fostered a literacy culture among elementary school students. Keywords: literacy, village library, educational mural, KINCIRIA, elementary school students     Abstrak: Perpustakaan Darma Bahagia di Desa Binjai Baru selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat literasi masyarakat, khususnya bagi siswa sekolah dasar. Rendahnya minat baca dan minimnya kegiatan literasi menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi fungsi perpustakaan melalui penataan ulang koleksi buku, penambahan mural edukatif, serta implementasi Program KINCIRIA (Kelas Literasi Ceria). Metode pelaksanaan dilakukan dalam empat tahap, yaitu persiapan, revitalisasi fisik, implementasi program, serta evaluasi dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam aktivitas membaca bersama, belajar kelompok, dan kegiatan literasi kreatif lainnya. Selain itu, perpustakaan menjadi lebih menarik, ramah anak, dan berfungsi kembali sebagai pusat belajar masyarakat desa. Keberlanjutan program didukung oleh guru, pengelola perpustakaan, dan perangkat desa yang berkomitmen melanjutkan kegiatan literasi secara rutin. Dengan demikian, kegiatan ini mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa sekolah dasar. Kata kunci: literasi, perpustakaan desa, mural edukatif, KINCIRIA, siswa sekolah dasar
Pengaruh Model Quantum Learning Berbantuan Media Musik Digital Spotify terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Kisaran Khania Ramadani; Bambang Gulyanto; Febry Yanti
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 14 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/krnewd90

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sulitnya siswa mengekspresikan ide dan perasaan ke dalam menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 3 Kisaran tanpa menggunakan model Quantum Learning berbantuan media musik digital Spotify; 2) Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 3 Kisaran dengan menggunakan model Quantum Learning berbantuan media musik digital Spotify; 3) Pengaruh model Quantum Learning berbantuan media musik digital Spotify terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 3 Kisaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Design, data dikumpulkan dari sampel penelitian yang merupakan siswa kelas x SMA Negeri 3 Kisaran yang berjumlah 72 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh Kesimpulan: 1) siswa yang belajar tanpa model Quantum Learning memperoleh nilai rata-rata 80,69 dengan kategori Baik, namun masih sering terkendala ide di awal menulis; 2) siswa yang belajar dengan model Quantum Learning berbantuan media musik digital Spotify berhasil meraih kategori Sangat Baik dengan rata-rata 86,25; 3) terdapat pengaruh model Quantum Learning berbantuan media musik digital Spotify dengan hasil nilai thitung3,63 > ttabel1,994, yang artinya terdapat pengaruh signifikan dan positif dari penggunaan model ini. Dengan demikian, perpaduan model Quantum Learning dan Spotify terbukti menjadi solusi ampuh untuk membangkitkan kreativitas menulis puisi siswa.