Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bahasa Tansi Sebagai Identitas dan Komunikasi Masyarakat Sawahlunto Daharnis Daharnis; Nur Aisyah Arsya; Fathul Isya Aiyuning; Fathir Aulia Rizky; Muhammad Rayfani; Bintang Ananda Fariza
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan Bahasa Tansi dalam masyarakat Desa Sikalang, Kota Sawahlunto, berdasarkan pengalaman penulis selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Bahasa Tansi merupakan bahasa hibrid yang terbentuk dari interaksi masyarakat multietnis pada masa kolonial pertambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur yang didukung oleh observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Tansi masih digunakan secara aktif oleh seluruh kalangan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari. Selain sebagai alat komunikasi, Bahasa Tansi juga berperan sebagai penanda identitas sosial dan integrasi budaya. Bahasa ini dilestarikan melalui kegiatan budaya seperti drama (tonil) dan lagu daerah. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, Bahasa Tansi tetap bertahan karena penggunaannya yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian agar tetap eksis sebagai warisan budaya lokal yang bernilai.
Dampak Perceraian Terhadap Hubungan Orang Tua Dan Anak: Studi Pada Keluarga Pasca-Perceraian Dhia Zahwa Fadhiela Andriani; Izzanil Hidayati; Nadila Yosvita; Nur Aisyah Arsya; Shalaisya Adna Azzahra; Azizah Azzahra; Laila Septi Amalia Putri
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.1955

Abstract

Divorce is a social phenomenon that fundamentally alters family structure, communication patterns, and the emotional dynamics between parents and children. This study aims to examine the impact of divorce on parent-child relationships in post-divorce families, focusing on communication changes, emotional closeness, fulfillment of children’s emotional needs, and family conflict resolution. A qualitative approach with a descriptive case study method was employed. The primary subject was a 16-year-old female adolescent whose parents divorced five years ago, with her mother serving as a supporting informant. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and non-participatory observation, then analyzed thematically using Miles et al.’s (2014) interactive analysis model. Triangulation of sources was applied to ensure data validity. The findings revealed five main themes: (1) the family relationship before and after divorce was perceived positively by the subject, as divorce reduced daily conflict; (2) communication with the non-custodial parent (father) declined significantly over time due to unresolved emotional trauma; (3) emotional openness was predominantly directed toward the mother, who functioned as both a confidant and emotional support figure; (4) the mother was the primary source of emotional support, whereas the father’s involvement was minimal and marked by coercion regarding future academic choices; and (5) family conflict resolution prior to divorce relied heavily on the maternal extended family. These findings underscore that the quality of post-divorce parenting and the maintenance of supportive communication are critical determinants of children’s psychological adjustment following parental separation.