Posisi bermain dalam cabang olahraga cricket memiliki tuntutan yang berbeda-beda, yang mana setiap posisi menuntut untuk dapat menampilkan performa terbaik agar bisa memperoleh kemenangan. Namun, seringkali performa terbaik itu sulit dicapai karena atlet mengalami kecemasan yang tinggi akibat tuntutan pada posisi bermainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif desain korelasional digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan 32 atlet cricket Jawa Barat 16 putra danĀ 16 putri. Instrumen yang digunakan skala kecemasan olahraga 22 butir, setiap atlet akan diberikan kuesioner yang memuat posisi bermain dalam kompetisi dan tingkat kecemasan atlet sebanyak satu kali. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan dengan besar korelasi antar variabel sebesar 12%, yang berarti posisi bermain dan tingkat kecemasan atlet memiliki hubungan satu sama lain, sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan posisi bermain atlet cricket harus diiringi dengan analisis tingkat kecemasan setiap atlet karena penelitian membuktikan bahwa kedua variabel tersebut saling berkaitan. Sehingga kami menyarankan kepada pelatih cricket untuk lebih memperhatikan tingkat kecemasan atlet pada setiap posisi bermain dan tidak memperlakukannya sama rata