Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kepercayaan Diri Dan Self-Talk: Studi Deskriftif Pada Atlet Lompat Jauh Putri Mulidina Maharani; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 3 (2024): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i2.19170

Abstract

Aspek mental memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan atlet secara keseluruhan, baik dalam proses latihan maupun di luar latihan. Oleh sebab itu, harus memiliki kondisi psikologis yang baik, khususnya kepercayaan diri. Self-talk merupakan salah satu metode latihan psikologis yang bermanfaat untuk berbagai hal, salah satunya ialah kepercayaan diri atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-talk terhadap kepercayaan diri atlet lompat jauh. Metode deskriptif kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan desain korelasi. Penelitian ini melibatkan 6 atlet lompat jauh Kabupaten Majalengka sebagai sampel yang kemudian diberikan kuesioner sebagai instrumen penelitian untuk mengukur kepercayaan diri dan self-talk. Setelah data diperoleh, dianalisis menggunakan SPSS versi 25 menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-talk dengan kepercayaan diri atlet lompat jauh. Maka dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri dan self-talk merupakan dua aspek yang sama pentingnya dimiliki atlet karena saling berhubungan erat satu dengan yang lainnya.
Kecerdasan Emosional dan Choking Susceptibility: Studi Kasus pada Atlet Anggar Junior Dina Oktafiana; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Siti Nursaba
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.8153

Abstract

Anggar merupakan olahraga individu di mana atlet sering mengalami kesulitan dalam menghadapi poin-poin kritis. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko choking susceptibility, yaitu penurunan performa akibat tekanan, berdampak pada menurunnya kontrol diri, seperti munculnya emosi berlebih sehingga tusukan menjadi tidak tepat sasaran. Peningkatan kecerdasan emosional diyakini dapat membantu atlet dalam mengendalikan emosi, sehingga berperan penting dalam meningkatkan akurasi dan performa saat pertandingan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kecerdasan emosional terhadap choking susceptibility pada atlet anggar junior guna mencegah penurunan performa secara drastis dan mendadak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian melibatkan 16 atlet anggar Kabupaten Sumedang. Instrumen yang digunakan meliputi TEIQue-SF, SCS, ACSI-28, dan SAS-2 yang diberikan satu kali kepada sampel. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan choking susceptibility sebesar 70,5%. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan emosi yang baik beperan penting dalam menjaga stabilitas performa atlet, serta mengurangi risiko terjadinya choking susceptibility saat pertandingan. Oleh karena itu, pelatih disarankan untuk memperhatikan aspek emosional atlet, melalui diskusi rutin mengenai situasi saat poin kritis, serta memberikan latihan simulasi yang menyerupai kondisi pertandingan.
STUDI KORELASI ANTARA POSISI BERMAIN DENGAN TINGKAT KECEMASAN ATLET KRIKET JAWA BARAT Santi Aprilia; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Nada Nadia Salsabila
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23767

Abstract

Posisi bermain dalam cabang olahraga cricket memiliki tuntutan yang berbeda-beda, yang mana setiap posisi menuntut untuk dapat menampilkan performa terbaik agar bisa memperoleh kemenangan. Namun, seringkali performa terbaik itu sulit dicapai karena atlet mengalami kecemasan yang tinggi akibat tuntutan pada posisi bermainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif desain korelasional digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan 32 atlet cricket Jawa Barat 16 putra dan  16 putri. Instrumen yang digunakan skala kecemasan olahraga 22 butir, setiap atlet akan diberikan kuesioner yang memuat posisi bermain dalam kompetisi dan tingkat kecemasan atlet sebanyak satu kali. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan dengan besar korelasi antar variabel sebesar 12%, yang berarti posisi bermain dan tingkat kecemasan atlet memiliki hubungan satu sama lain, sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan posisi bermain atlet cricket harus diiringi dengan analisis tingkat kecemasan setiap atlet karena penelitian membuktikan bahwa kedua variabel tersebut saling berkaitan. Sehingga kami menyarankan kepada pelatih cricket untuk lebih memperhatikan tingkat kecemasan atlet pada setiap posisi bermain dan tidak memperlakukannya sama rata
THE RELATIONSHIP BETWEEN PSYCHOLOGICAL COPING SKILLS AND FEAR OF FAILURE IN SENIOR MALE FUTSAL ATHLETES Muhammad Hu Gardani; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Selmia Pasang
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 24 No 2 (2026): MAY
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v24i2.697

Abstract

Futsal athletes often experience difficulties in dealing with pressure, so that athletes cannot show their best performance, such as pressure from the audience, from coaches and various other things. However, in this case, excessive pressure can cause anxiety or fear in athletes, this shows that the psychological readiness of athletes is an important factor to support athlete performance in competitions, especially in futsal sports that require coping skills to face pressure and the possibility of failure. This study aims to examine the relationship between Psychological coping skills and Fear of failure in senior futsal athletes. This study uses a descriptive method with a quantitative approach and then uses the ACSI-28 and PFAI instruments which are given once to the sample after the data is collected. Data analysis is carried out using a correlation test through the SPSS software application. The results show a correlation coefficient value of 0.611 with a significance value of 0.0001 (p <0.05), which indicates that there is a significant negative relationship between psychological coping skills and fear of failure in senior male futsal athletes with a strong relationship category. Thus, it can be concluded that the better the psychological coping skills possessed by athletes, the lower the level of fear of failure felt. Future research is recommended to use a longitudinal design to test causality and involve a more diverse group of subjects. Furthermore, coaches and trainers are advised to integrate psychological coping skills training, such as goal setting, anxiety management, and self-confidence building, into training programs to reduce fear of failure in athletes
KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN ATLET PENCAK SILAT PADA FASE PERSIAPAN Natasya Arifah; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.18881

Abstract

Kepercayaan diri dan kecemasan merupakan dua aspek psikologis yang berperan penting dalam performa atlet, terutama dalam cabang olahraga bela diri seperti Pencak Silat. Atlet dengan kepercayaan diri tinggi cenderung lebih siap menghadapi pertandingan, sementara kecemasan yang berlebihan dapat menghambat performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan pada atlet Pencak Silat pada fase persiapan. Metode deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 17 atlet Pencak Silat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Athlete Self-Confidence Questionnaire (ASQ) untuk mengukur kepercayaan diri dan Sport Competition Anxiety Test (SCAT) untuk mengukur kecemasan. Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dan kecemasan pada atlet Pencak Silat pada fase persiapan Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan dan kepercayaan diri atlet Pencak Silat pada fase persiapan memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya, di mana semakin tinggi kepercayaan diri seorang atlet, semakin rendah tingkat kecemasannya sebelum bertanding.Oleh karena itu, pelatih dan atlet disarankan untuk menerapkan strategi psikologis guna meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan atlet Pencak Silat pada fase persiapan.
ANALISIS KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN ATLET FUTSAL PUTRI BERDASARKAN SIKLUS MENSTRUASI Salwa Nur Athyra; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.18884

Abstract

Faktor psikologi seperti kecemasan dan kepercayaan diri dapat mempengaruhi performa atlet, termasuk pada atlet futsal putri. Siklus menstruasi merupakan fakor yang mempengaruhi kondis psikologis atlet. Siklus ini terdiri dari fase folikular, ovulasi, dan luteal, di mana setiap fase ditandai oleh perubahan kadar hormon yang berdampak pada kondisi fisik seperti kelelahan dan nyeri, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis seperti perubahan suasana hati, tingkat stres, serta rasa percaya diri. Tujuan penelitian ini untuk memahami peran kepercayaan diri dan kecemasan atlet futsal putri selama siklus menstruasi. Penelitian ini menggunakan deskriptif pendekatan kuantitatif dengan correlational design. Sampel terdiri dari 22 atlet futsal putri UPI. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kepercayaan diri dan kecemasan yang diberikan satu kali kepada seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antar tingkat kepercayaan diri dan kecemasan  pada fase dalam siklus menstruasi. Perubahan hormon secara fisiologis, serta faktor fisiologis, sera faktor psikologis seperti persepsi diri dan pengalaman sebelumnya, serta memengaruhi kondisi mental atlet. Penelitian ini menyimpulkann bahwa berdasarkan siklus menstruasi, kepercayaan diri dan kecemasan atlet futsal putri memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu diperlukan pendekatan yang lebih dalam pembinaan atlet untuk membantu atlet untuk mengelola keperecayaan diri dan kecemasn dalam mempertahankan performa optimal. Sehingga kami menyarankan untuk lebih memperhatikan siklus menstruasi atlet dalam perencanaan latihan dan strategi pertandingan untuk membantu menjaga performa optimal.
STUDI KORELASI ANTARA POSISI BERMAIN DENGAN TINGKAT KECEMASAN ATLET KRIKET JAWA BARAT Santi Aprilia; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Nada Nadia Salsabila
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9 No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23767

Abstract

Posisi bermain dalam cabang olahraga cricket memiliki tuntutan yang berbeda-beda, yang mana setiap posisi menuntut untuk dapat menampilkan performa terbaik agar bisa memperoleh kemenangan. Namun, seringkali performa terbaik itu sulit dicapai karena atlet mengalami kecemasan yang tinggi akibat tuntutan pada posisi bermainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif desain korelasional digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan 32 atlet cricket Jawa Barat 16 putra dan  16 putri. Instrumen yang digunakan skala kecemasan olahraga 22 butir, setiap atlet akan diberikan kuesioner yang memuat posisi bermain dalam kompetisi dan tingkat kecemasan atlet sebanyak satu kali. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara posisi bermain dengan tingkat kecemasan atlet cricket Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan dengan besar korelasi antar variabel sebesar 12%, yang berarti posisi bermain dan tingkat kecemasan atlet memiliki hubungan satu sama lain, sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan posisi bermain atlet cricket harus diiringi dengan analisis tingkat kecemasan setiap atlet karena penelitian membuktikan bahwa kedua variabel tersebut saling berkaitan. Sehingga kami menyarankan kepada pelatih cricket untuk lebih memperhatikan tingkat kecemasan atlet pada setiap posisi bermain dan tidak memperlakukannya sama rata