Muh Nurhidayat Nurdin
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi ICT Guru BK SMP se-Kabupaten Pangkep melalui Bimbingan Teknis Bimbingan Konseling Berbasis Teknologi untuk Generasi Z Sahril Buchori; Muh Nurhidayat Nurdin; Perdana Kusuma; Irdianti Irdianti; Tri Sulastri
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.86015

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang pesat telah mengubah berbagai sektor layanan, termasuk bimbingan dan konseling (BK) di sekolah. Namun, banyak guru BK SMP di Kabupaten Pangkep belum secara optimal memanfaatkan ICT dalam memberikan layanan BK kepada siswa Generasi Z. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ICT guru BK SMP se-Kabupaten Pangkep melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) bertema BK berbasis teknologi untuk Generasi Z. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan partisipatif yang mencakup penyampaian materi teoretis, demonstrasi alat bantu BK berbasis ICT, dan diskusi partisipatif kelompok. Sebanyak 53 guru BK dari berbagai SMP di Kabupaten Pangkep turut serta. Program mencakup peran ICT dalam BK (bibliokonseling, alat bantu layanan, dan media layanan), pemanfaatan platform digital, aplikasi konseling online, layanan berbasis media sosial, serta inovasi masa depan termasuk BK berbasis metaverse. Hasil evaluasi melalui refleksi akhir kegiatan dan kuesioner kepuasan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi ICT peserta dan kesiapan mereka untuk mengaplikasikan teknologi dalam praktik BK. Peserta juga mampu mengidentifikasi potensi dan hambatan implementasi ICT BK di sekolah masing-masing melalui diskusi kelompok yang produktif. Temuan ini menunjukkan bahwa program BIMTEK yang terstruktur efektif dalam menjembatani kesenjangan kompetensi digital guru BK.
Seminar Psikoedukasi Peran Konselor dalam Menangkal Fenomena Self-Diagnosis di Era Digital Sahril Buchori; Muh Nurhidayat Nurdin; Irdianti Irdianti; Tri Sulastri
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.86088

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan psikoedukasi tentang fenomena self-diagnosis di era digital melalui seminar kesehatan mental. Seminar menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, dan tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup definisi self-diagnosis, faktor pendorong meningkatnya fenomena ini di era digital, dampak negatif self-diagnosis yang tidak diarahkan, serta peran strategis konselor sekolah dalam tindakan preventif, edukatif, dan kuratif. Poin penting diskusi meliputi perbedaan antara self-awareness dan self-diagnosis, bahaya self-labeling, serta langkah konkret konselor sebagai listener, assessor, educator, dan collaborator. Seminar berhasil membangun kesadaran peserta terhadap risiko self-diagnosis dan memperkuat pentingnya layanan konseling profesional sebagai langkah awal validasi, bukan sebagai pilihan terakhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi yang dipandu profesional konseling efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan sivitas akademika.