Abd. Halim Soebahar
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Kelas, Mushalla dan Ruang Terbuka dalam Mendukung Pemahaman Fiqh Santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso Yudik Pradana; Abd. Halim Soebahar; Moch. Imam Machfudi; Mukni’ah Mukni’ah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2457

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan pembelajaran dalam mendukung pemahaman fiqh santri di pesantren. Selama ini, pembelajaran fiqh cenderung dipahami hanya berlangsung di ruang kelas formal, padahal dalam praktik pendidikan pesantren proses pembelajaran juga terjadi di mushalla dan ruang terbuka yang memiliki fungsi pedagogis tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelas, mushalla, dan ruang terbuka dalam mendukung pemahaman fiqh santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pesantren, ustadz fiqh, dan santri yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas berfungsi sebagai ruang pembelajaran konseptual dan sistematis, mushalla menjadi ruang internalisasi praktik ibadah dan pembentukan spiritualitas, sedangkan ruang terbuka mendukung diskusi informal dan interaksi sosial antar santri dalam memahami fiqh. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan fisik pesantren berperan penting dalam membentuk pengalaman belajar fiqh secara holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pedagogi pesantren berbasis lingkungan belajar dan ruang edukatif Islam. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Pembelajaran Fiqh, Pesantren, Ruang Edukatif.
Systemic Spiritual Pedagogy through Habituation Practices in Islamic Boarding Schools Adam Mustakim; Durrotun Nafisah; Abd. Halim Soebahar; Mukni’ah Mukni’ah; Moch. Imam Machfudi
IJIE International Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): List of Contents
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijie.v5i1.2634

Abstract

Contemporary instructional design has emphasized measurable achievement while giving limited attention to spiritual development. Although Islamic boarding schools (pesantren) have long cultivated character, spirituality, habituation, and character education are commonly studied as separate domains. This study proposes Systemic Spiritual Pedagogy as an integrated framework for spiritual character formation. Using a qualitative single-case study at Amanatul Ummah Islamic Boarding School, Indonesia, data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis. The findings reveal three interconnected mechanisms: (1) institutional integration of spirituality into educational planning and regulations; (2) systematic habituation through twenty-four-hour religious, disciplinary, and social practices; and (3) continuous multidimensional evaluation of students’ academic, behavioral, disciplinary, and spiritual development. These mechanisms form a unified pedagogical cycle linking planning, implementation, and evaluation. By integrating Gagné’s Conditions of Learning with Al-Ghazali’s tazkiyatun nafs, the study extends instructional design theory and provides a systematic framework for embedding spirituality into holistic education.
Peran Kelas, Mushalla dan Ruang Terbuka dalam Mendukung Pemahaman Fiqh Santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso Yudik Pradana; Abd. Halim Soebahar; Moch. Imam Machfudi; Mukni’ah Mukni’ah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2457

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan pembelajaran dalam mendukung pemahaman fiqh santri di pesantren. Selama ini, pembelajaran fiqh cenderung dipahami hanya berlangsung di ruang kelas formal, padahal dalam praktik pendidikan pesantren proses pembelajaran juga terjadi di mushalla dan ruang terbuka yang memiliki fungsi pedagogis tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelas, mushalla, dan ruang terbuka dalam mendukung pemahaman fiqh santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pesantren, ustadz fiqh, dan santri yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas berfungsi sebagai ruang pembelajaran konseptual dan sistematis, mushalla menjadi ruang internalisasi praktik ibadah dan pembentukan spiritualitas, sedangkan ruang terbuka mendukung diskusi informal dan interaksi sosial antar santri dalam memahami fiqh. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan fisik pesantren berperan penting dalam membentuk pengalaman belajar fiqh secara holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pedagogi pesantren berbasis lingkungan belajar dan ruang edukatif Islam. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Pembelajaran Fiqh, Pesantren, Ruang Edukatif.