Mukni’ah Mukni’ah
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Kelas, Mushalla dan Ruang Terbuka dalam Mendukung Pemahaman Fiqh Santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso Yudik Pradana; Abd. Halim Soebahar; Moch. Imam Machfudi; Mukni’ah Mukni’ah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2457

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan pembelajaran dalam mendukung pemahaman fiqh santri di pesantren. Selama ini, pembelajaran fiqh cenderung dipahami hanya berlangsung di ruang kelas formal, padahal dalam praktik pendidikan pesantren proses pembelajaran juga terjadi di mushalla dan ruang terbuka yang memiliki fungsi pedagogis tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelas, mushalla, dan ruang terbuka dalam mendukung pemahaman fiqh santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pesantren, ustadz fiqh, dan santri yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas berfungsi sebagai ruang pembelajaran konseptual dan sistematis, mushalla menjadi ruang internalisasi praktik ibadah dan pembentukan spiritualitas, sedangkan ruang terbuka mendukung diskusi informal dan interaksi sosial antar santri dalam memahami fiqh. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan fisik pesantren berperan penting dalam membentuk pengalaman belajar fiqh secara holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pedagogi pesantren berbasis lingkungan belajar dan ruang edukatif Islam. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Pembelajaran Fiqh, Pesantren, Ruang Edukatif.
Systemic Spiritual Pedagogy through Habituation Practices in Islamic Boarding Schools Adam Mustakim; Durrotun Nafisah; Abd. Halim Soebahar; Mukni’ah Mukni’ah; Moch. Imam Machfudi
IJIE International Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): List of Contents
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijie.v5i1.2634

Abstract

Contemporary instructional design has emphasized measurable achievement while giving limited attention to spiritual development. Although Islamic boarding schools (pesantren) have long cultivated character, spirituality, habituation, and character education are commonly studied as separate domains. This study proposes Systemic Spiritual Pedagogy as an integrated framework for spiritual character formation. Using a qualitative single-case study at Amanatul Ummah Islamic Boarding School, Indonesia, data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis. The findings reveal three interconnected mechanisms: (1) institutional integration of spirituality into educational planning and regulations; (2) systematic habituation through twenty-four-hour religious, disciplinary, and social practices; and (3) continuous multidimensional evaluation of students’ academic, behavioral, disciplinary, and spiritual development. These mechanisms form a unified pedagogical cycle linking planning, implementation, and evaluation. By integrating Gagné’s Conditions of Learning with Al-Ghazali’s tazkiyatun nafs, the study extends instructional design theory and provides a systematic framework for embedding spirituality into holistic education.
Use of Technology in Increasing the Effectiveness of Class Management at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Jember Hilda Yulianti; Mukni’ah Mukni’ah; Ervan Iswanto
Khalifah : Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Aksara Shofa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62523/khalifah.v2i1.10

Abstract

This research aims to delve into and further analyze the utilization of technology as a means to enhance the effectiveness of classroom management in the environment of Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Jember. The methodology employed in this study is qualitative with a case study approach, allowing researchers to thoroughly explore details regarding the use of technology in the context of classroom management. Data collection is conducted through various methods, including observation, interviews, and document analysis, to gain a profound understanding of the optimal implementation of technology in class management. Through this research, it is anticipated that findings will provide in-depth insights and relevant recommendations for stakeholders, with the ultimate goal of improving the quality of education at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Jember. These findings are expected to serve as a foundation for the development of strategies and policies focusing on the enhancement of efficiency and effectiveness in classroom management through technology integration, thereby significantly impacting students' learning experiences and the overall progress of education in the madrasah.
Peran Kelas, Mushalla dan Ruang Terbuka dalam Mendukung Pemahaman Fiqh Santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso Yudik Pradana; Abd. Halim Soebahar; Moch. Imam Machfudi; Mukni’ah Mukni’ah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2457

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan pembelajaran dalam mendukung pemahaman fiqh santri di pesantren. Selama ini, pembelajaran fiqh cenderung dipahami hanya berlangsung di ruang kelas formal, padahal dalam praktik pendidikan pesantren proses pembelajaran juga terjadi di mushalla dan ruang terbuka yang memiliki fungsi pedagogis tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelas, mushalla, dan ruang terbuka dalam mendukung pemahaman fiqh santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Botolinggo Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus pesantren, ustadz fiqh, dan santri yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas berfungsi sebagai ruang pembelajaran konseptual dan sistematis, mushalla menjadi ruang internalisasi praktik ibadah dan pembentukan spiritualitas, sedangkan ruang terbuka mendukung diskusi informal dan interaksi sosial antar santri dalam memahami fiqh. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan fisik pesantren berperan penting dalam membentuk pengalaman belajar fiqh secara holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pedagogi pesantren berbasis lingkungan belajar dan ruang edukatif Islam. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Pembelajaran Fiqh, Pesantren, Ruang Edukatif.
Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Peserta Didik Halumma Bina Mahdiya; Mukni’ah Mukni’ah; Zuhrotul Munawaroh
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v3i1.226

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi pedagogis secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada materi Menghadirkan Salat dalam Kehidupan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 peserta didik kelas VII B SMP Negeri 2 Panji Tahun Pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan apabila minimal 80% peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPACK mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara bertahap. Pada asesmen awal, ketuntasan belajar klasikal mencapai 40,54% (15 dari 37 peserta didik). Setelah tindakan pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 64,86% (24 peserta didik), dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 83,78% (31 peserta didik), sehingga melampaui indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Selain itu, aktivitas peserta didik meningkat hingga mencapai kategori aktif, sementara aktivitas guru mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan TPACK mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus hasil belajar peserta didik pada materi Menghadirkan Salat dalam Kehidupan. Low learning outcomes in Islamic Religious Education (IRE) indicate the need for instructional innovation that effectively integrates technology with appropriate pedagogical strategies. This study aimed to improve students' learning outcomes through the implementation of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework in the topic Integrating Prayer into Daily Life. The study employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles: planning, action, observation, and reflection. The participants were 37 seventh-grade students of SMP Negeri 2 Panji during the 2024/2025 academic year. Data were collected through classroom observation, learning achievement tests, and documentation. Qualitative data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, while quantitative data were analyzed using descriptive statistics through mean scores and classical learning mastery percentages. The study was considered successful when at least 80% of students achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP). The findings demonstrated that the implementation of TPACK progressively improved students' learning outcomes. Initial assessment results showed a classical learning mastery of 40.54% (15 of 37 students). Following the first cycle, mastery increased to 64.86% (24 students), and further improved to 83.78% (31 students) in the second cycle, exceeding the predetermined success criterion. In addition, students' classroom participation improved to the active category, while teacher performance increased from the fair to the active category. These findings indicate that the TPACK framework effectively enhances both the quality of classroom instruction and students' learning outcomes in Islamic Religious Education.