Rifdah Wardani
Department of Occupational Health and Safety, Faculty of Public Health, Mulawarman University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Occupational Risk Factors of Hot Work at PT Industri Kapal Indonesia (Persero) A. Ferina Herbourina Bonita; Ummu Khaerat Rahmawan; Suci Fajriani S; Rifdah Wardani; Anindya Monika Putri; Danisarah Prilly; A. Suci Setiani Annisa; Yusniar Anggraeny; Roswati Roswati
Jurnal EduHealth Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal EduHealt, April - June
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hot work in shipyards is a high-risk activity that can cause fires, explosions, injuries, and health issues due to exposure to dust and welding fumes. This study aims to describe the risk factors of hot work through the implementation of Job Safety Analysis (JSA) and safety patrol activities at PT Industri Kapal Indonesia (Persero). The research employed a qualitative descriptive approach with field observations conducted during the internship period from Agustus 2025 to October 2025. Primary data were collected through direct observation during safety patrols and analyzed using the JSA method to identify potential hazards, assess risks, and formulate appropriate control measures. The results indicate that each stage of hot work welding, cutting, and grinding has specific risks, including fires, burns, respiratory problems, injuries from metal sparks, and fall hazards. Safety patrols identified non-compliances in the field, such as inconsistent use of personal protective equipment (PPE), work areas near flammable materials, and emergency facilities that require improvement. The integration of JSA and safety patrols effectively enhances risk control and strengthens the safety culture while ensuring compliance with SMK3 regulations and hot work permit procedures.
Analisis Tingkat Kebisingan pada Area Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) A Ferina Herbourina Bonita; Ummu Khaerat Rahmawan; Suci Fajriani S; Rifdah Wardani; Anindya Monika Putri; Danisarah Prilly; A. Suci Setiani Annisa; Yusniar Anggraeny; Roswati Roswati
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan di sektor industri mempunyai potensi bahaya yang cukup tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan pengendalian kebisingan di lingkungan kerja PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan pengukuran langsung tingkat kebisingan menggunakan Sound Level Meter di delapan titik lokasi kerja dan membandingkannya dengan Nilai Ambang Batas (NAB) 85 dB(A) berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa empat dari delapan lokasi melebihi NAB, yaitu Graving Dock (94,4 dB), Air Bag Dock (91,6 dB), Slip Way 92,7 dB), dan Plater Shop Fabrikasi (101,4 dB). Tingkat kebisingan tertinggi berada di Plater Shopabrikasi (101,4 dB) yang disebabkan oleh aktivitas pemotongan, pengelasan, dan memukul besi. Paparan kebisingan di atas NAB dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen (Noise-Induced Hearing Loss), kelelahan, dan stres kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian kebisingan melalui pendekatan eliminasi dan substitusi, pengendalian teknis seperti pemasangan sekat peredam suara, pengendalian administratif seperti rotasi pekerja, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa earplug/earmuff.