Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga melalui Pemanfaatan Limbah Tekstil menjadi Produk Kreatif Bernilai Ekonomi Widiya Avianti; Dewi Yuliati Indah; Endang Pitaloka
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 2: March 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i2.20281

Abstract

Limbah benang dan karet elastis yang dihasilkan industri tekstil rumahan umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berakhir sebagai limbah produksi. Di sisi lain, ibu rumah tangga produktif memiliki potensi untuk diberdayakan melalui kegiatan ekonomi kreatif berbasis pemanfaatan limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengolahan limbah benang dan karet elastis menjadi souvenir handmade bernilai ekonomi serta memperkuat kompetensi kewirausahaan peserta. Mitra kegiatan adalah AHA Textile yang berlokasi di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, dengan melibatkan 20 orang ibu rumah tangga produktif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kewirausahaan, demonstrasi produk, praktik langsung, pendampingan produksi, dan pemasaran digital yang dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai rata-rata pengetahuan pengelolaan limbah meningkat dari 52 menjadi 88, keterampilan kerajinan handmade dari 48 menjadi 90, pengetahuan kewirausahaan dari 55 menjadi 87, pemasaran digital dari 46 menjadi 83, serta manajemen usaha mikro dari 50 menjadi 85. Secara keseluruhan terjadi peningkatan rata-rata kompetensi peserta sebesar 36,4 poin atau 72,8% dibandingkan kondisi awal. Selain itu, seluruh peserta berhasil menghasilkan minimal dua jenis souvenir handmade berupa bros bunga benang, gantungan kunci, gelang elastis, hiasan meja, dan souvenir dekoratif yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha mikro berbasis ekonomi kreatif dan ekonomi sirkular. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai tambah ekonomi.
Pengembangan Sumber Daya Manusia Jenjang Pendidikan Tinggi : Meningkatkan Kesiapan Kewirausahaan Widiya Avianti; Endang Pitaloka; Dedeng Abdul Gani Amruloh
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE — AUGUST 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang usaha baru yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain dominasi pembelajaran teoritis, keterbatasan pengalaman bisnis nyata, serta belum optimalnya integrasi pengembangan kompetensi kewirausahaan dalam sistem pengelolaan SDM perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengembangan SDM berbasis kompetensi kewirausahaan pada mahasiswa Program Studi Manajemen dalam mempersiapkan kompetensi sebagai pencipta bisnis baru yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 20 mahasiswa dari populasi 250 mahasiswa Program Studi Manajemen yang memenuhi kriteria telah menempuh mata kuliah kewirausahaan, pernah mengikuti program kewirausahaan kampus, memiliki pengalaman merintis atau menjalankan usaha, serta bersedia mengikuti wawancara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, studi dokumentasi, dan telaah literatur. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan model pengembangan SDM berbasis kompetensi kewirausahaan yang mengintegrasikan experiential entrepreneurship learning, laboratorium bisnis, inkubator usaha, pendampingan mentor, serta real market exposure sebagai strategi peningkatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Model tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa Program Studi Manajemen untuk menjadi entrepreneur muda yang mampu menciptakan bisnis baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Developing Entrepreneurial Innovation And Creativity Competencies Through Strategic Human Resource Management Widiya Avianti; Endang Pitaloka; Lusi Suwandari
Journal of Business and Management Inaba Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Number 2, August 2026
Publisher : Universitas Indonesia Membangun (Inaba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/gn48x414

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the food and beverage sector face increasing competitive pressures driven by changing consumer preferences, digital transformation, and the growing demand for sustainable business practices. Entrepreneurial competencies, particularly innovation and creativity, have become strategic human capital that enables MSMEs to maintain competitiveness and ensure business sustainability. This study aims to explore how entrepreneurs develop innovation and creativity competencies as specialized competencies within strategic human resource management in social entrepreneurship-based food and beverage MSMEs. A qualitative approach employing an intrinsic case study design was adopted, focusing on business bread, a social entrepreneurship-based bakery MSME in Subang Regency, Indonesia. Data were collected through in-depth semi-structured interviews, participant observation, and document analysis, and analyzed using an interactive data analysis model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that entrepreneurial competencies are developed through continuous learning processes, accumulated business experiences, and the utilization of social networks. Innovation competencies are manifested in opportunity recognition, product development, social innovation, and adaptive business model creation, while creativity competencies are reflected in product differentiation, digital marketing initiatives, alternative distribution channels, and community empowerment practices. These competencies function as strategic human capital that strengthens competitive advantage and contributes to the sustainability of social entrepreneurship-based MSMEs. The study extends the perspectives of Strategic Human Resource Management, Resource-Based View, and Dynamic Capability Theory by positioning entrepreneurial innovation and creativity competencies as critical drivers of competitive advantage and long-term business sustainability in food and beverage MSMEs.