Nur Fitriani Maharani
Institut Agama Islam Negeri Sorong, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Santri TPA melalui Metode Talaqqi Musyafahah di TPA RT 4, Kelurahan Makotyamsa, Kabupaten Sorong Niswatul Azizah; Rani Rahmania Muslimin; Ulfa Zulhaeni Batigin; Nur Fitriani Maharani; Yuliani Dwi Lestari; Aji Rusyanto Paus Paus; Yusuf Ramli; Istika Ahdiyanti; Nurfitriani Nurfitriani
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.960

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 8 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong dilaksanakan di Kelurahan Makotyamsa, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, dengan fokus pada peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi para santri TPA RT 4. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makhraj huruf, menerapkan kaidah tajwid (panjang pendek bacaan), serta menulis huruf hijaiyah dalam bentuk terpisah dan bersambung. Observasi awal menunjukkan peserta didik masih mengalami kesulitan dalam pelafalan makhraj, penerapan tajwid, serta keterbatasan tenaga pengajar. Program melibatkan sekitar 20–25 peserta didik, dan sebagian besar peserta menunjukkan peningkatan kemampuan setelah mengikuti kegiatan. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan Talaqqi Musyafahah, meliputi pembelajaran Al-Qur’an, hafalan surah pendek, doa harian, dan praktik ibadah. Kegiatan berlangsung pada 30 Oktober–15 Desember 2025 melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an yang ditandai dengan ketepatan makhraj, kelancaran bacaan, dan pemahaman tajwid. Pada aspek menulis, peserta didik mulai mampu menulis huruf hijaiyah secara terpisah dan bersambung serta membedakan bentuk huruf sesuai namanya. Kehadiran mahasiswa juga membantu mengatasi keterbatasan tenaga pengajar dan menciptakan suasana belajar yang lebih aktif. Program ini berkontribusi dalam memperkuat pembelajaran Al-Qur’an di TPA Makotyamsa serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan mahasiswa.
Kontribusi Lingkungan Keluarga Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik MTs Sains Al-Gebra Kota Sorong Nur Fitriani Maharani; Rusyaid Rusyaid; Rosdiana Rosdiana
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i2-9

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the relationship between the family environment and students’ ability to read the Qur’an. The focus of the study is on the extent to which the family environment contributes to explaining variations in the ability to read the Qur’an within the context of formal education. Methods – This study employs a quantitative approach using a causal-associative research design aimed at analyzing the relationship between the family environment and students’ ability to read the Qur’an. Data analysis was conducted using simple linear regression to determine the magnitude of the independent variable’s contribution to the dependent variable. Data was collected via a questionnaire to measure the family environment variable and an oral test to assess Quran reading ability. Findings – The findings of this study indicate that the sample under investigation the family environment does not have a significant effect on the ability to read the Qur’an. This is evidenced by the p-value of 0.901, which is well above the significance threshold of ? = 0.05. The relationship between the two variables is classified as very weak, with a correlation coefficient of only 0.013 and a coefficient of determination (R-squared) of 0.000, indicating that the family environment’s contribution to the variation in the ability to read the Qur’an is nearly zero.Research Implications – The implications of this study suggest that differences in the ability to read the Qur’an are most likely influenced by factors outside the model used, without implying that any single factor is dominant. The generalizability of these findings is limited to the context of this study.