Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDEKATAN PSIKOTERAPI ISLAM MELALUI SALAT UNTUK MENINGKATKAN KETENANGAN JIWA Nur Laila Khoirunisa; Heldayanti; Nadya Mahfudzah; Siti Cahaya; Mahfuzi Amin; Arini Safitri
Counseling Milenial (CM) Vol. 7 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v7i2.11980

Abstract

This study aims to describe and analyze the role of salat (Islamic prayer) as an Islamic psychotherapy approach in enhancing the psychological tranquility of students at Madrasah Aliyah Darul Amin Palangka Raya. The study employed a qualitative descriptive method. The participants consisted of five tenth-grade students selected through purposive sampling based on specific criteria, namely students who showed indications of anxiety, emotional distress, restlessness, or difficulties in concentration during learning activities. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldaña model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was ensured through source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The findings revealed that salat was perceived to contribute positively to students' psychological tranquility through three main themes. First, salat functions as an emotional regulation mechanism that helps students manage anxiety, restlessness, and psychological pressure. Second, salat serves as a form of spiritual coping that provides inner peace, hope, and strengthens spiritual closeness to Allah SWT when facing various life challenges. Third, the effectiveness of salat in enhancing psychological tranquility is reinforced by social support from family and peers, who serve as important sources of emotional support. The findings indicate that salat is not only understood as a religious obligation but also as a form of Islamic psychotherapy that helps students achieve inner peace and better mental health. Therefore, salat has the potential to be integrated as an approach within Islamic Guidance and Counseling services in schools.
Peran Modul Psikoterapi Islam Metode Taubat dalam Mengurangi Perilaku Berbohong pada Anak SMP Islam Darussalam Gusti Rahma Nurhaifa; Intan Andani Suprapto; Sity Norlatifah; Muhammad Jumadi Ramadan; Muhammad Rizqi; Arini Safitri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10841

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku berbohong pada siswa SMP Islam Darussalam yang mencerminkan rendahnya integritas dan kontrol diri. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek kedisiplinan, tetapi juga menunjukkan adanya gangguan pada psikologis dan spiritual siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas Modul Psikoterapi Islam Metode Taubat dengan mengurangi perilaku berbohong pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang di pilih secara random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, lembar refleksi diri, lembar evaluasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep taubat serta perubahan kesadaran diri yang signifikan. Melalui tahapan i’tiraf, nadam, dan a’zam, siswa mampu mengakui kesalahan, merasakan penyesalan, dan membangun komitmen untuk tidak mengulangi perilaku berbohong. Berdasarkan hal tersebut, psikoterapi islam metode taubat terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi intrinsik dan memperkuat integrasi moral siswa.