Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Calon Konselor Sebaya Melalui Pelatihan Berbasis Helping Skills di Universitas Negeri Makassar Farida Aryani; Fitriana Fitriana; Inaya Ridhayanti Qarimah; Sinta Nurul Octaviana Kasim
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.86708

Abstract

Abstrak. Kesehatan mental mahasiswa menjadi salah satu isu strategis di perguruan tinggi karena meningkatnya berbagai permasalahan psikologis, seperti stres akademik, kecemasan, kesepian, dan kesulitan penyesuaian diri. Meskipun layanan bimbingan dan konseling telah tersedia, sebagian mahasiswa masih enggan mengakses layanan profesional karena stigma dan kekhawatiran terhadap kerahasiaan masalah yang dihadapi. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan sistem dukungan psikososial alternatif yang lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi calon konselor sebaya melalui pelatihan berbasis helping skills sebagai upaya mendukung kesehatan mental mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan oleh UPA Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar pada tanggal 20–21 Mei 2026 dengan melibatkan 67 mahasiswa dari berbagai fakultas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, role play, praktik konseling sebaya, dan refleksi pengalaman belajar. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta selama pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 23,40 menjadi 23,79. Selain itu, peserta menunjukkan perkembangan keterampilan mendengarkan aktif, empati, komunikasi interpersonal, refleksi perasaan, dan kesiapan menjalankan peran konselor sebaya. Kegiatan ini juga menghasilkan jejaring konselor sebaya lintas fakultas yang berpotensi menjadi bagian dari sistem dukungan kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus. Program pelatihan berbasis helping skills dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam memperkuat layanan kesehatan mental berbasis mahasiswa di perguruan tinggi. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Konselor Sebaya, Helping Skills