Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK SOSIAL EKONOMI INDUSTRI PERTAMBANGAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT SYAMSUL HIDAYAT
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v7i2.3910

Abstract

Industri pertambangan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia. Berdasarkan Undang-undang yang berlaku saat ini, khususnya undang-undang pertambangan dan undang-undang otonomi daerah, pemerintah daerah dapat memainkan peran strategis untuk mendorong lebih lanjut kontribusi industri pertambangan bagi pembangunan daerah. Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak di bagian timur Indonesia memiliki keanekaragaman geologi yang unik dan mengandung potensi mineral yang sangat berharga. Potensi mineral berharga yang ada di provinsi NTB saat ini Sebagian sedang dieksploitasi dan Sebagian masih dalam tahap eksplorasi. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan dampak sosial ekonomi aktivitas industry pertambangan di Provinsi NTB. Pemberlakuan UU Minerba No. 4/2009 paska reformasi memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam beberapa permasalahan termasuk perijinan. Di sisi lain, beberapa kewenangan tersebut berada pada pemerintah pusat Indonesia pasca berlakunya UU Minerba terbaru 3/2020. Kedua undang-undang pertambangan tersebut mendorong dampak dinamis sektor pertambangan di tingkat daerah, termasuk di Provinsi NTB. Potensi sumber daya mineral, ekspor dan Produk Domestik Regional Bruto sebagai bagian dari kontribusi perekonomian, serta isu-isu sosial terkait dengan kegiatan industri pertambangan merupakan permasalahan substansial yang akan dibahas dalam tulisan ini.
Study of Small-Scale Drilling under Different Material Hardness and Machine RPM Syamsul Hidayat; Melinda Dwi Erintina
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3710

Abstract

Small-scale drilling experiments are designed to represents field blasthole-drilling conditions therefore it can be used to support decision-making process in mining operations. This study is a laboratory-scale drilling investigation, conducted to determine the penetration rate and the appearance of drilling dust clouds under varying material hardness and engine RPM (revolution per minute). Drilling was carried out on concrete media using bench drilling equipment under 7 (seven) different conditions based on material hardness and RPM. Data on drilling speed, drilling time and penetration rate were used for analysis and to support the conclusion. The results indicated that the penetration rate in soft material is faster than in hard material. The increase in penetration rate occurs proportionally with the increase of RPM in soft material. In hard material, significant differences in penetration rate occur in drilling under slow and medium RPM, whereas there is no significant difference in penetration rates between drilling under medium and high RPM.  In hard materials, there exist a "threshold level" which increasing drill RPM does not significantly affect the penetration rate. The presence of simple or non-complex discontinuities in the concrete material does not significantly affect the penetration rates. Drilling operations under low RPM tend to produce more dust clouds.
Pengukuran Fragmentasi Peledakan Tambang Metode Estimasi Gambar 3D: Tren dan Penerapannya di Lapangan Syamsul Hidayat
AL-AMIYAH: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/aa.v3i1.302

Abstract

Blast fragment measurements are necessary to determine the size distribution. 2D method has limitations due to its inability to reach and model surface of fragment in muckpiles. Therefore, 3D image analysis was developed as an alternative. This research was conducted to examine trends and applications of 3D image analysis, examining its techniques, advantages and challenges. Photogrammetry and laser scanning techniques have been applied in laboratories, at open-pit and underground mines. Important issues related to the application of 3D image analysis in the field include lighting, individual object identification, ideal location for image acquisition equipment, and fine material estimation. The advantages of the method include the ability to create deeper 3D models and the ability to cover more surface area during image capturing due to precise instrument placement. The reliability of fine material analysis, the reliability of automated fragment measurement systems, and ease of application in the field are challenges that remain to be addressed in the future.
Sosialisasi Hasil Pengukuran Geolistrik untuk Eksplorasi Air Tanah di Desa Kuranji Lombok Barat Aji Syailendra Ubaidillah; Melinda Dwi Erintina; Syamsul Hidayat; Khatib Syarbini; Andi Faesal; Iwan Dermawan; Wahyu Hermansyah; ZA Munarfan Putra; Maritsha Safa Felisha; Aditya Tri Fahmi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.437

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya vital yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan, terutama di daerah pedesaan yang belum sepenuhnya terlayani jaringan air bersih. Desa Kuranji, Lombok Barat, merupakan wilayah pesisir yang menghadapi permasalahan keterbatasan air bersih akibat penggunaan sumur gali dangkal yang tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi. Permasalahan ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan masyarakat terkait kedalaman dan potensi air tanah yang layak. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian dari Program Studi D3 Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Mataram melakukan kegiatan eksplorasi potensi air tanah dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 April–4 Mei 2025 dan diawali dengan survei lapangan serta observasi kondisi sumur warga. Selanjutnya dilakukan akuisisi data menggunakan alat resistivitymeter, diikuti dengan pengolahan dan pemodelan data satu dimensi untuk menginterpretasi keberadaan lapisan akuifer. Hasil pengukuran menunjukkan adanya lapisan batupasir sebagai akuifer potensial yang terletak mulai dari kedalaman 12 meter. Temuan ini kemudian disosialisasikan kepada masyarakat melalui diskusi terbuka dan rekomendasi teknis mengenai kedalaman dan lokasi ideal pengeboran sumur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis untuk memperoleh air bersih, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendekatan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya air tanah secara berkelanjutan.