Anna Mariani
Universitas Katolik Santo Thomas, Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SD NEGERI 065012 Sri Yuni Manurung; Sesylia Pregita; Meikardo Samuel Prayuda; Anna Mariani; Medianti Simanjuntak
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol2iss2pp74-83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membentuk karakter siswa di SD Negeri 065012 Pales Raya, Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru di sekolah tersebut. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi karakter siswa serta upaya guru dalam membentuk karakter yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa melalui pemberian teladan, bimbingan, pengawasan, nasihat, dan pendekatan yang bersifat edukatif. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa karakter siswa kelas tinggi cenderung lebih sulit dibimbing dibandingkan siswa kelas rendah. Faktor lingkungan keluarga, kurangnya perhatian orang tua, serta pengaruh perkembangan zaman menjadi beberapa penyebab rendahnya karakter siswa. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap sosial yang positif guna membentuk karakter siswa yang lebih baik.
PENGARUH BUDAYA LITERASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN (4C) SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SD NEGERI 075093 Wika Maria Pintu Batu; Nomita Panjaitan; Remigius Relius Laia; Jesika Gultom; Meikardo Samuel Prayuda; Anna Mariani
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol2iss2pp84-89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya literasi dalam meningkatkan keterampilan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity and Innovation) pada siswa SD Negeri 075093 Hilimbowo'Oou Nias. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru untuk memperoleh informasi mengenai pelaksanaan budaya literasi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya literasi berjalan efektif dalam meningkatkan keterampilan 4C siswa. Melalui kegiatan membaca, menulis, diskusi kelompok, dan presentasi, siswa menjadi lebih aktif dalam berkomunikasi, mampu bekerja sama, berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah, serta menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Selain itu, budaya literasi juga meningkatkan motivasi belajar, keberanian menyampaikan pendapat, dan kualitas interaksi antara guru dan siswa. Dengan demikian, budaya literasi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 pada siswa sekolah dasar.
ANALISIS DAMPAK GAME ONLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 091366 GAJAPOKKI Evelina Asyera Manalu; Nurita purba; Meikardo Samuel Prayuda; Medianti Simanjuntak; Anna mariani
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 02 NO 02 OKTOBER 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol2iss2pp90-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak game online terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri 091366 Gajapokki. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar yang memiliki kebiasaan bermain game online. Data diperoleh melalui wawancara dengan siswa mengenai intensitas bermain game, kebiasaan belajar, serta peran orang tua dalam mengawasi penggunaan game online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online memberikan dampak yang berbeda pada setiap siswa. Sebagian siswa yang bermain game secara berlebihan cenderung mengalami penurunan motivasi belajar, kurang fokus saat pembelajaran, jarang belajar di rumah, dan kurang berprestasi di sekolah. Sebaliknya, siswa yang mendapatkan pengawasan dari orang tua serta mampu mengatur waktu antara bermain game dan belajar tetap memiliki motivasi belajar yang baik dan mampu mencapai prestasi akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengaruh game online terhadap motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh intensitas bermain, pengelolaan waktu, serta peran orang tua dan guru dalam memberikan pendampingan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk mengarahkan penggunaan game online secara bijak sehingga dampak negatifnya dapat diminimalkan dan motivasi belajar siswa tetap terjaga.
Enhancing Students’ Mathematical Critical Thinking through Problem-Based Learning Assisted by MATLAB: A Classroom Action Research Study Fanni Orlide Malau; Sondang Noverica; Anna Mariani
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 02 NO 03 DECEMBER 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol2iss3pp149-159

Abstract

Mathematical critical thinking is an essential competence that enables students to analyze problems, evaluate solution strategies, construct logical arguments, and make reasoned conclusions. However, students often experience difficulty in understanding abstract mathematical concepts when learning is dominated by procedural explanation and limited visual representation. This study aims to improve students’ mathematical critical thinking and learning outcomes through the implementation of Problem-Based Learning assisted by MATLAB. This classroom action research was conducted in Class VIII-B of SMP Negeri 2 Sidikalang, involving 30 students. The study was implemented in two cycles, and each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through learning outcome tests, observation of student activities, student response questionnaires, teacher interviews, and documentation. The findings show progressive improvement in students’ learning mastery and classroom engagement. In the initial condition, only 12 students, or 40%, achieved the Minimum Mastery Criteria, with a class mean score of 69.6. After Cycle I, the number increased to 18 students, or 60%, with a mean score of 75.2. After Cycle II, 27 students, or 90%, achieved mastery, with a mean score of 82.5. Observation also indicated that students became more active in analyzing problems, discussing solution strategies, using MATLAB for mathematical exploration, and presenting their reasoning. The study concludes that PBL assisted by MATLAB can support a more active, visual, collaborative, and problem-oriented mathematics learning environment.