Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Innovation in Learning Balaghah: Optimization of Technology Media AZ Screen Recorder and YouTube in Enhancing Students' Appreciation of Adaby Muhammad Afthon Ulin Nuha; Ahmad Fikri Amrullah; Nurul Musyafaah; Machrup Eko Cahyono; Murdiono
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v10i1.15198

Abstract

Balaghah science is a crucial branch of Arabic language studies that emphasizes linguistic beauty and effectiveness. However, traditional teaching methods often struggle to foster students' deep aesthetic appreciation (tadzawuq adaby). This study aims to optimize and evaluate the integration of AZ Screen Recorder and YouTube as technological learning media to enhance students' proficiency in Tadzawuq A daby. Method: Employing an explanatory sequential mixed-methods design, this research involved 90 students from the Arabic Language Education program at UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, divided equally into an experimental class (utilizing technology) and a control class (conventional method). Data were gathered through observations, interviews, and pretest-post-test assessments, and then analyzed using statistical parametric tests (Paired and Independent Sample T-Tests) alongside qualitative analysis. Results: The Independent samples T-Test revealed a statistically significant difference in post-test learning outcomes between the two groups (p = 0.012), with the experimental class achieving a substantially higher mean score (94.7) than the control class (85.1). Qualitative insights confirmed that the recorded materials provided learning flexibility and stimulated active, critical classroom discussions, though challenges such as unstable internet access persisted. Conclusion: Integrating AZ Screen Recorder and YouTube transcends mere theoretical mastery; it shifts the pedagogical paradigm by creating an interactive, independent, and dynamic learning environment that successfully elevates students' appreciation of literary aesthetics
Pembinaan Mental Spiritual Remaja Masjid Jami’ Nurul Muttaqien Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Tulungagung Sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Remaja Terhadap Fungsi Masjid Muhamad Fatoni; Ahmad Fikri Amrullah; Lalu Muhamad Adrian Saputra
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.277-283

Abstract

Generasi remaja memiliki peran signifikan bagi kemakmuran masjid di masa mendatang. Namun, faktanya di era digital eksistensi remaja dalam memakmurkan masjid masih belum menunjukkan titik maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Nurul Muttaqien Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Metode yang digunakan adalah service learning dengan tujuan untuk meningkatkan intensitas keterlibatan serta kesadaran dalam memakmurkan masjid. Pengabdian dilakukan dengan mengadakan focus group discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman remaja tentang fungsi masjid yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah tetapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Antusiasme peserta tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi serta dorongan untuk terlibat lebih banyak dalam kegiatan masjid. Takmir masjid juga memberikan dukungan positif terhadap program ini dan berharap adanya pembinaan lanjutan yang terstruktur.
Pembinaan Mental Spiritual Remaja Masjid Jami’ Nurul Muttaqien Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Tulungagung Sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Remaja Terhadap Fungsi Masjid Muhamad Fatoni; Ahmad Fikri Amrullah; Lalu Muhamad Adrian Saputra
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.277-283

Abstract

Generasi remaja memiliki peran signifikan bagi kemakmuran masjid di masa mendatang. Namun, faktanya di era digital eksistensi remaja dalam memakmurkan masjid masih belum menunjukkan titik maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Nurul Muttaqien Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Metode yang digunakan adalah service learning dengan tujuan untuk meningkatkan intensitas keterlibatan serta kesadaran dalam memakmurkan masjid. Pengabdian dilakukan dengan mengadakan focus group discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman remaja tentang fungsi masjid yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah tetapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Antusiasme peserta tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi serta dorongan untuk terlibat lebih banyak dalam kegiatan masjid. Takmir masjid juga memberikan dukungan positif terhadap program ini dan berharap adanya pembinaan lanjutan yang terstruktur.