Pengelolaan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, akibat rendahnya pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TP-PKK dalam mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme serta mengembangkannya sebagai pembersih alami yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan eco-enzyme dan sabun cuci piring berbasis eco-enzyme, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi keterampilan, dan kuesioner kepuasan peserta. Kegiatan diikuti oleh 51 peserta yang berasal dari 10 desa di Kecamatan Poncokusumo. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 78,2% dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001), sedangkan 82,4% peserta mampu mempraktikkan pembuatan eco-enzyme secara mandiri sesuai prosedur. Tingkat kepuasan peserta juga sangat tinggi, dengan 89% menyatakan puas terhadap pelaksanaan kegiatan dan 96% menyatakan memperoleh tambahan pengetahuan. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok masyarakat yang berinisiatif mengembangkan produk turunan eco-enzyme sebagai peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini berpotensi mendukung pengurangan timbulan sampah organik, pemberdayaan perempuan, serta penguatan praktik pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.