Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH RASIO PENAMBAHAN PEKTIN PADA PEMBUATAN SELAI MANGGA, NANAS, DAN SIRSAK Fransisca Maya; Zakijah Irfin
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 7, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.199

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil buah tropis yang melimpah, oleh karena itu pengolahan buah sangat penting agar dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memperpanjang umur simpan buah. Beberapa buah di Indonesia memiliki rasa dan aroma segar yang ideal untuk pembuatan selai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pektin terhadap mutu selai dari beragam buah. Buah yang digunakan pada penelitian ini yaitu buah mangga, sirsak, dan nanas. pektin (P) yang digunakan dalam penelitian terdiri dari 4 (empat) variabel yaitu P1 = 1,5 gram (0,0075% dari jumlah gula), P2 = 2 gram (0,01%) , P3 = 2,5 gram (0,0125%) , dan P4 = 3 gram (0,015%). Pada setiap buah dilakukan sebanyak 4 kali pengujian sehingga diperoleh 12 satuan percobaan. Formulasi terbaik dari penelitian ini adalah selai yang dibuat dari rasio pektin P4 = 3 gram (0,015%) pada buah mangga, sirsak dan nanas. Namun kadar air dan serat pada buah juga mempengaruhi proses gelatinisasi selai. Pada buah mangga memiliki komposisi yang pas untuk pembuatan selai dengan deskripsi selai hasil terbaik adalah rasa selai manis, beraroma enak, berwarna kuning cerah serta memiliki tekstur yang ideal untuk selai. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pektin secara signifikan mempengaruhi tekstur dan warna pada selai.
ENZIM ZINGIBAIN SEBAGAI BAHAN KOAGULASI SUSU UNTUK PEMBUATAN KEJU MOZARELLA Karin Ditha Nindyasari; Zakijah Irfin; Dwina Moentamaria
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.309

Abstract

Pembuatan keju melibatkan sejumlah tahapan yang umum untuk kebanyakan tipe keju. Dari proses tersebut sebuah susu dapat diproduksi menjadi berbagai variasi produk keju. Berbagai riset menunjukkan bahwa proses koagulasi pada pembuatan keju dapat dilakukan dengan menggunakan enzim protease yang memiliki karakteristik serupa dengan enzim renin. Enzim protease yang memiliki aktivitas penggumpal susu salah satunya adalah enzim zingibain yang terdapat dalam jahe merah. Jahe merah termasuk ke dalam famili Zingeberaceae dan merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Rimpang jahe memiliki aktivitas enzim zingibain yang cukup tinggi terhadap protein sehingga dapat digunakan sebagai substitusi rennet. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kemampuan serta pengaruh penambahan enzim zingibain dari jahe merah sebagai koagulan susu untuk pengaplikasian pada keju mozzarella. Variabel berubah yang digunakan pada pembuatan keju mozarella adalah penambahan bakteri Mesophilic M11 dengan asam sitrat dengan perbandingan 1:1, 0:1. Hasil penelitian berupa keju mozarellla yang akan ditinjau dari nilai yield, kadar air dan nilai pH. Untuk hasil keju mozarella terbaik dihasilkan pada variabel 0:1 yaitu dengan pengasaman langsung menggunakan asam sitrat dengan penambahan enzim zingibain 1,75% dengan yield 7,02%, pH 5,4, Kadar air 51%. Sampel terbaik selanjutnya diuji kadar protein dan lemaknya, hasil kadar protein yang didapat sebesar 23,24% dan kadar protein sebesar 10,68%.
DESAIN PENGEMBANGAN KOMPETENSI BIDANG ABSORBSI SISWA KIMIA INDUSTRI SMKN 01 MOJOANYAR – KAB. MOJOKERTO Anang Takwanto; Prayitno; Zakijah Irfin; Hadi Priya Sudarminto
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v7i1.27

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengenalkan keilmuan bidang Teknik Kimia, di samping juga untuk menerapkan dan menularkan ilmu teknik kimia kepada masyarakat umum Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan Dana DIPA, Nomer SP DIPA : 042.01.2.401004/2019 Politeknik Negeri Malang, dengan Nomor Perjanjian : 9731/PL2.1/HK/2019, tempat pengabdian SMKN 01 MOJOANYAR dengan peserta Siswa kelas 2 (dua) Kimia Industri. Judul pengabdian masyarakat adalah Bimbingan Teknis Desain Pengembangan Kompetensi Bidang Absorpsi Untuk Siswa SMKN 01 MOJOANYAR”.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DI PONDOK PESANTREN RAUDHATUL MADINAH KOTA BATU Anugrah Windy Mustikarini; Anugrah Windy Mustikarini; Achmad Sjaifullah; Arief Budiono; Zakijah Irfin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i1.4240

Abstract

Community service through various forms of activities (PPM) is a manifestation of the commitment of the Department of Chemical Engineering at the State Polytechnic of Malang in implementing the Tri Dharma of Higher Education. The purpose of this PPM is to help meet the training needs of the Raudhatul Madinah Islamic Boarding School in order to improve the skills of students. One of the trainings that can be done is training on making bokasi fertilizer by utilizing surrounding waste. Aspects of the problems resolved in this PPM Program are improving the ability, competence, and understanding of the target audience as well as the utilization of waste into higher value products. This PPM activity consists of several activities, including: 1) Assistance in making bokashi fertilizer, 2) Delivery of materials for making bokashi fertilizer. The results of the PPM showed an increase in participants' knowledge and skills in making bokashi fertilizer. Furthermore, several PPM achievements that have been achieved include: Articles published in national journals with ISSN, and publication of activities on social media.
Efisiensi energi produksi ecoprint untuk meningkatkan produktifitas hasil usaha Imam Saukani; Sulistyono Sulistyono; Zakijah Irfin; Ahmad Zaini; Diana Eka Poernamawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.28729

Abstract

Abstrak Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan pola unik pada kain, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan dalam mengurangi dampak lingkungan, proses pemanasan manual yang digunakan untuk mengunci warna sering kali tidak konsisten dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemanasan terkontrol berbasis minimum sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ecoprint. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu pada 90°C dan durasi pemanasan secara otomatis, yang memastikan suhu tetap stabil dan durasi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pemanasan terkontrol menghasilkan motif yang lebih konsisten, warna yang lebih tajam, dan mengurangi risiko kerusakan kain dibandingkan metode pemanasan manual. Selain itu, sistem ini juga mampu menghemat energi hingga 20% dan menurunkan biaya operasional. Implementasi teknologi ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas UMKM, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas potensi pasar produk ecoprint. Dengan demikian, teknologi pemanasan terkontrol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kata kunci: ecoprint; pemanasan terkontrol; pewarnaan alami; efisiensi energi; UMKM. Abstract Ecoprint is a fabric dyeing technique that utilizes natural materials such as leaves, flowers, and twigs to create unique patterns on fabric, promoting environmental sustainability. While this technique offers ecological benefits, the manual heating process used to fix the colors is often inconsistent and time-consuming. This research aims to develop a controlled heating system based on a minimum system to improve the efficiency and quality of ecoprint production. The system allows for precise temperature control at 90°C and automatic heating duration, ensuring stable temperatures and optimized time settings. The trial results indicate that the controlled heating system produces more consistent patterns, sharper colors, and reduces the risk of fabric damage compared to manual heating methods. Additionally, the system is capable of saving up to 20% in energy consumption and lowering operational costs. The implementation of this technology has a positive impact on the productivity of small and medium enterprises (SMEs), enhances product quality, and expands the market potential for ecoprint products. Therefore, this controlled heating technology not only improves production efficiency but also supports the sustainability of creative industries based on local wisdom and environmentally friendly practices. Keywords: ecoprint; controlled heating; natural dyeing; energy efficiency; SMEs.
INTEGRATED ROLE MODEL PENGOLAHAN SUSU MENJADI KEJU DENGAN APLIKASI PERHITUNGAN PRODUKSI Zakijah Irfin; Nurul Hidayatinnisa; Rosita Dwi Chrisnandari; Ulla Delfana Rosiani; Sri Rulianah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.5412

Abstract

The purpose of this community service is to integrate a zero-waste model for processing milk into cheese with a production calculation application at KU Mustarika Jaya Makmur Ngantang. This project aims to address several key issues faced by the cooperative, such as unstandardized milk quality, lack of product diversification, and insufficient economic analysis of dairy products. By implementing supply chain management practices, conducting comprehensive training sessions, and developing a digital application for production calculations, the project seeks to enhance the cooperative's operational efficiency and product quality. The results of the project demonstrate a significant improvement in the cooperative members' knowledge and skills in supply chain management, cheese production techniques, and economic analysis. The integration of a zero-waste model has led to more efficient use of resources and reduced waste, contributing to environmental sustainability. The production calculation application has provided the cooperative with valuable insights into cost management and profitability, facilitating more informed business decisions. Overall, this community service initiative has successfully enhanced the operational, leading to increased productivity, better product quality, and improved economic outcomes for the cooperative members.
Inovasi Insektisida Organik Berbahan Eco Enzyme Untuk Penguatan UMKM Pertanian – LPPNU Tani Sejahtera Wahyuni Ningsih; Noor Isnaini Azkiya; Anugrah Windy Mustikarini; Lintang Alivia Anggerta; Ariani; Zakijah Irfin
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.353

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the agricultural sector face challenges in implementing environmentally friendly and cost-effective pest control. The use of synthetic pesticides has negative impacts on health and the environment. This community service activity aims to enhance farmers’ knowledge and skills in producing organic insecticides made from eco-enzyme as an alternative to synthetic pesticides. The activity was carried out in three stages: preparation (equipment and materials setup, communication material design, and evaluation instrument development), implementation (socialization, demonstration, and hands-on practice), and post-implementation (evaluation and dissemination). The effectiveness was evaluated using pretest-posttest and participant satisfaction questionnaires. The results showed a significant increase of 150% in participants’ knowledge, from an average score of 26.67 to 66.67. The satisfaction questionnaire indicated that 84% of respondents gave positive feedback on the activity. The training program successfully improved MSMEs’ capacity in producing organic insecticides and provided an environmentally friendly alternative solution for pest control.
Teknologi Tepat Guna Alat Pengupas dan Penyaring Kelapa untuk Efisiensi Proses dan Higienitas VCO Pada UMKM CKAL 58 Kabupaten Blitar Beauty Ikawanty; Imam Saukani; Ika Noer Syamsiana; Zakijah Irfin; Lisa Agustriyana; Supriatna Ashisuwignjo
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3227

Abstract

Di Kabupaten Blitar yang merupakan produsen kelapa ke-3 di Jawa Timur, banyak warga menggantungkan ekonomi pada komoditas ini. Salah satunya adalah UMKM VCO CKAL 58 yang ada di Desa Pandanarum, milik Muhammad Hanafi berdiri sejak 2019. Proses produksi VCO meliputi, pengupasan batok kelapa secara manual dengan linggis, pencucian, pemarutan memakai mesin, pemerasan untuk menghasilkan santan, dan penyaringan minyak yang masih manual (corong dan tisu) hingga 7 kali untuk memperoleh VCO murni. Masalah utama UMKM ini kapasitas terbatas karena alat produksi belum efisien untuk tahap pengupasan dan penyaringan masih manual dan memakan waktu. Tetapi permintaan pasar tinggi, sehingga diperlukan alat pengupas kelapa yang aman dapat memangkas waktu kupas hingga 5 menit. Sedangkan alat penyaring, memangkas tahap saringan menjadi 4 tahap. Selanjutnya minyak di sedot dengan pompa sehingga prosesnya cepat, selain itu juga masih menggunakan alat yang tidak food grade.
Pelatihan Pembuatan Pembersih Alami Berbasis Eco-enzyme TP PKK Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Profiyanti Hermien Suharti; Heny Dewajani; Zakijah Irfin; Khalimatus Sa'diyah; Cahyo Sunu Widagdo; Ulfiana Ihda Afifa
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i7.3605

Abstract

Pengelolaan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, akibat rendahnya pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TP-PKK dalam mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme serta mengembangkannya sebagai pembersih alami yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan eco-enzyme dan sabun cuci piring berbasis eco-enzyme, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi keterampilan, dan kuesioner kepuasan peserta. Kegiatan diikuti oleh 51 peserta yang berasal dari 10 desa di Kecamatan Poncokusumo. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 78,2% dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001), sedangkan 82,4% peserta mampu mempraktikkan pembuatan eco-enzyme secara mandiri sesuai prosedur. Tingkat kepuasan peserta juga sangat tinggi, dengan 89% menyatakan puas terhadap pelaksanaan kegiatan dan 96% menyatakan memperoleh tambahan pengetahuan. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok masyarakat yang berinisiatif mengembangkan produk turunan eco-enzyme sebagai peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini berpotensi mendukung pengurangan timbulan sampah organik, pemberdayaan perempuan, serta penguatan praktik pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Optimization of Making Edible Film from Glucomannan Flour with the Addition of CaCO3, Gelatin, Glycerol, Coconut Oil, and Tea Tree Oil Zakijah Irfin; Dwina Moentamaria; Anugraheni Nur Arifa
Journal of Evrímata: Engineering and Physics Vol. 01 No. 01, 2023
Publisher : PT. ELSHAD TECHNOLOGY INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70822/journalofevrmata.vi.3

Abstract

The increase in population causes the level of basic needs to increase, one of which is in terms of food. Where mostly, the food industry uses petroleum-based plastic packaging, the use of these materials can contaminate food due to the nature of the chemical substances that are easily mixed with the packaged products. Therefore, it is necessary to have packaging technology that is safe and does not damage the environment, for example edible film (McHugh and Krochta 1994). The process of making edible films is carried out by mixing the independent variables, namely the concentration of CaCO3, gelatin, coconut oil, and glycerol and then testing the product in the form of tensile strength, elongation, water vapor transmission rate, and thickness. The first objective of this study is to determine the effect of each independent variable on tensile strength, elongation, water vapor transmission rate, thickness, biodegradation, and the number of microbes. Second, obtaining the optimum composition through RSM. The optimum results obtained from RSM resulted in the composition of each variable and response, namely gelatin 7 grams, CaCO3 0.8 grams, coconut oil 3 ml, and glycerol 2 ml and resulted in a minimum thickness response of 0.1 mm, minimum water vapor transmission rate of 1 g.m2 /day, maximum tensile strength of 86 kgf/cm2 , and maximum elongation of 43%.