Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN NILAI SPORTIVITAS SISWA MELALUI SOSIALISASI SPORT EDUCATION MODEL DI SEKOLAH DASAR Hikmad Hakim; Muhammad Zulfikar; Bustang Bustang; Hasyim Hasyim; Asri Awal
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan Sport Education Model untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas pada siswa SD Negeri 13 Biru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sasaran kegiatan terdiri atas 2 guru pendidikan jasmani dan 30 siswa kelas V. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi edukatif dan praktik terbimbing dalam bentuk turnamen bola voli. Siswa dibagi ke dalam beberapa tim dan diarahkan untuk memahami aturan permainan, menjalankan peran, bekerja sama, serta menunjukkan sikap sportif selama pertandingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti aktivitas, mulai menunjukkan kejujuran, kerja sama, tanggung jawab, menghargai lawan, dan menerima hasil pertandingan secara positif. Guru penjas juga memperoleh pemahaman mengenai penerapan model pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas olahraga dengan pendidikan karakter. Dengan demikian, Sport Education Model berpotensi diterapkan dalam pembelajaran penjas berbasis sportivitas di sekolah dasar.
HUBUNGAN PENGGUNAAN APLIKASI PEMESANAN MAKANAN ONLINE DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI GIZI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Nurul Muafiah Khaerani; Nurussyariah Hammado; Hasyim Hasyim; Bustang Bustang
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2025): J-KESMAS Volume 11 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v11i1.5995

Abstract

Aplikasi pesan antar online saat ini mudah digunakan seseorang dalam mendapatkan makanan tanpa harus pergi ke tempat penjual makanan tersebut. Berbagai kalangan sudah menggunakan aplikasi pesan antar makanan Online termasuk mahasiswa. Apabila mahasiswa tidak sadar terhadap kebutuhan gizi untuk mencegah peningkatan berat badan yang berlebih, maka dapat memperburuk status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan aplikasi pemesanan makanan Online dan status gizi Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 78 mahasiswa yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis yang digunakan adalah uji frekuensi dan uji korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS 22. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil p-value 0,981 (p-value > 0,05) dengan nilai kolerasi 0,003 berarah positif, yang berarti dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan penggunaan aplikasi pemesanan makanan Online dan status gizi pada Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Negeri Makassar.
Can you read this chart? Assessing graph literacy competence and confidence calibration among Indonesian undergraduate health science students Bustang Bustang; Garry Kuan
Jurnal Elemen Vol 12 No 3 (2026): July
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v12i3.35213

Abstract

Despite growing international interest in graph literacy among health science students, empirical evidence from Indonesian higher education remains scarce, particularly regarding the alignment between students' competence and their confidence in interpreting graphical health information. This study investigated graph literacy competence among undergraduate health science students at a public Indonesian university, examined the relationship between competence and confidence, and identified areas of difficulty. A cross-sectional design was employed with 78 undergraduate health science students from Years 1 to 4. The validated 13-item Graph Literacy Scale was administered alongside an item-level confidence rating task. Statistical and calibration analysis were used to examine performance, confidence, and their alignment. Results showed that students achieved a mean score of 5.31 (SD = 2.19) out of 13, substantially below international benchmarks. Calibration analysis revealed a non-significant mean calibration score, indicating adequate group-level metacognitive calibration. A weak-to-moderate positive correlation between competence and confidence was found (r = 0.34, p = .002), suggesting that more competent students tended to be more confident. These findings highlight the urgent need to integrate explicit graph literacy instruction into Indonesian health science curricula to better prepare future healthcare professionals for data-informed clinical practice.
Decimal Understanding and Mathematics Anxiety among Slow-Learning Students in Inclusive Middle Schools in Makassar City Muhammad Siddiq Rizki Purnama; Hamzah Upu; Bustang Bustang
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v3i3.2922

Abstract

This study examined the level of decimal understanding and the level of mathematics anxiety among slow-learning students in inclusive junior high schools in Makassar City, Indonesia, and analyzed the effect of mathematics anxiety on decimal understanding using regression analysis. A mixed-methods sequential explanatory design was employed, beginning with a quantitative phase involving 110 slow-learning students from two inclusive schools, followed by a qualitative phase with nine purposively selected students representing high, moderate, and low understanding categories. Mathematics anxiety was measured using a questionnaire adapted from an established math anxiety scale, and its effect on decimal understanding was tested through regression analysis. Results indicated that mathematics anxiety did not have a statistically significant effect on decimal understanding (B = 0.117; p = .404), and this coefficient was therefore not retained as a direct path in the final regression model. Qualitative findings clarified that anxiety was context-dependent, emerging mainly under time pressure and fear of making mistakes, and did not necessarily prevent understanding when students received gradual explanation and additional examples. These findings suggest that instructional support for slow learners should reduce performance pressure and provide adaptive scaffolding, since the effect of anxiety on decimal understanding appears to depend heavily on instructional context rather than operating as a uniform, direct barrier.