Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODERNISASI PERTANIAN TERHADAP SWASEMBADA PANGAN DI GAMPONG BLANG BARO KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA Zakia Ulfa; Julia; Yasir Yasir
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i1.3601

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh modernisasi pertanian terhadap swasembada pangan di Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Populasi penelitian adalah 438 Kepala Keluarga petani aktif. Sampel 30 responden ditentukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 15% menggunakan simple random sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan H₀ ditolak dan Hₐ diterima, artinya modernisasi pertanian berpengaruh terhadap swasembada pangan. Uji F menghasilkan F-hitung 34,455 > F-tabel 4,196 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Uji t menghasilkan t-hitung 5,870 > t-tabel 2,048 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi R² = 0,581, artinya modernisasi pertanian berkontribusi 58,1% terhadap swasembada pangan. Kesimpulan modernisasi pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap swasembada pangan di Gampong Blang Baro. Implikasi: penguatan alsintan dan irigasi perlu ditingkatkan
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Hilirisasi Produk Perikanan dan Penguatan Usaha Agribisnis di Gampong Punge Jurong Nuzulul Fahmi; Julia; Hamdani; Ibnu Yassier; Al Asri Abubakar; Budi Alhadi; Safrika
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v5i1.176

Abstract

This Community Service initiative aims to enhance the capacity of the coastal community in Gampong Punge Jurong through the downstream processing of fishery products and strengthening of agribusiness ventures. The challenges addressed include low value-added in fishery products, limited processing skills, weak business management, and suboptimal digital marketing. The program was implemented using a participatory approach involving outreach, training, demonstrations, and community mentoring. Activities focused on processing fishery products into value-added items—such as kemamah (traditional dried tuna) and fish meal—as well as training in packaging, business management, and digital marketing. The results indicate an improvement in the community's knowledge, skills, and motivation to develop fishery-based businesses. Collaboration between the Agribusiness Study Program at Jabal Ghafur University and the Agricultural Engineering Study Program at Syiah Kuala University facilitated technology transfer and community capacity building. The program fosters product diversification, increases the value-added of fishery products, and creates opportunities for income growth. Sustaining the program requires continued mentoring, institutional strengthening, product quality improvement, and the expansion of marketing networks.