Perkembangan teknologi finansial mendorong munculnya inovasi sistem pembayaran digital, salah satunya melalui pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau Rupiah Digital oleh Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap isu pembuatan CBDC di Indonesia berdasarkan opini masyarakat pada platform media sosial X. Penelitian menerapkan pendekatan Natural Language Processing menggunakan model Deep Learning berbasis Transformer, yaitu IndoBERT, untuk melakukan klasifikasi sentimen secara otomatis. Data tweet yang telah dikumpulkan melalui proses crawling kemudian melalui tahapan pre-processing, tokenisasi, serta klasifikasi ke dalam tiga kategori sentimen, yaitu positif, netral, dan negatif. Selain itu, penelitian juga melakukan visualisasi distribusi sentimen dan pemetaan kata dominan menggunakan wordcloud untuk mengidentifikasi fokus pembahasan masyarakat terkait CBDC ataupun Rupiah Digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi diskusi publik sebanyak 61,01%, diikuti oleh sentimen negatif 29,11% dan positif 9,87%. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat masih berada pada tahap pengamatan dan diskusi terhadap implementasi CBDC, namun tetap terdapat kekhawatiran terkait aspek keamanan, privasi, dan kontrol sistem keuangan digital.