Ja'faruddin Ja'faruddin
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Geometry And Algebra In Traditional Sabu Ei Ledo Ikat Weaving Motifs Ja'faruddin Ja'faruddin; Alimuddin Tampa; St. Hasna Nurfitriani; Sry Lobo
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8959

Abstract

Penelitian ini mengkaji struktur geometri dan aljabar yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ei Ledo milik klan Hubi Iki di Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur, melalui perspektif Ethnomathematics. Kajian mengenai tenun tradisional selama ini umumnya lebih berfokus pada aspek simbolik budaya dan nilai estetika, sementara analisis terhadap rasionalitas matematis dan struktur komputasional yang mendasari praktik menenun masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi kualitatif yang dipadukan dengan analisis geometri, pemodelan aljabar, dan interpretasi grup simetri untuk mengidentifikasi pola-pola matematis pada motif dan proses produksi tenun. Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan algoritma tradisional “Mane” dengan rasio presisi satu kaki terhadap empat urat benang dengan total 144 urat benang, serta penggunaan logika Boolean dalam proses pewarnaan. Secara matematis, motif zig-zag dimodelkan sebagai fungsi periodik linear yang menyerupai gelombang segitiga, sedangkan motif lengkung “Hebe” menunjukkan karakteristik kurva polinomial berderajat tinggi. Selain itu, analisis struktur aljabar memperlihatkan bahwa motif mikro mengikuti grup simetri C2v yang menghasilkan efisiensi kognitif penenun sebesar sekitar 75% dalam proses produksi. Temuan ini membuktikan adanya penalaran matematis tingkat tinggi, komputasi mental iteratif, dan optimasi spasial dalam praktik tenun tradisional masyarakat Sabu meskipun tanpa penggunaan alat ukur modern. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan teori etnomatematika, pembelajaran matematika berbasis budaya, serta pendekatan interdisipliner yang menghubungkan pengetahuan lokal dengan pemodelan matematika kontemporer.
The The Effect of The Problem Based Learning Model Integrated with Culturally Responsive Teaching on The Numeracy Skills and Mathematical Dispositions Ja'faruddin Ja'faruddin; Resky Fadila Amin; Awi Dassa
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7182

Abstract

This study analyzes the effectiveness of implementing Culturally Responsive Teaching (CRT) within a Problem Based Learning (PBL) framework in mathematics instruction at SMP Negeri 2 Takalar and examines its impact on students’ numeracy skills and mathematical dispositions. This research employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 28 eighth-grade students, using numeracy tests, classroom observations, student response questionnaires, and mathematical disposition scales as instruments. The findings show that CRT was implemented effectively through the integration of local cultural contexts, inclusive interactions, and active student participation. Students’ numeracy skills improved significantly, with posttest scores surpassing the Minimum Mastery Criteria (KKM) and N-Gain values falling within the medium to high categories. Student activity levels were categorized as active, responses were positive, and mathematical dispositions increased to the medium category. These results indicate that the application of CRT contributes to enhancing students’ numeracy skills and supports mathematics learning that is more meaningful, contextual, and culturally grounded.