Ardhan Ardiansyah Kawakibi
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MODERASI NILAI TUKAR DALAM HUBUNGAN KEPUTUSAN INVESTASI DAN KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERBANKAN INDONESIA Ardhan Ardiansyah Kawakibi; Sumiati Sumiati; Rita Indah Mustikowati
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2745

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keputusan investasi dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan serta menguji peran nilai tukar sebagai variabel moderasi pada perusahaan sub-sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Research gap penelitian ini terletak pada masih terbatasnya kajian yang menempatkan nilai tukar sebagai faktor kontinjensi dalam hubungan keputusan keuangan dan nilai perusahaan, khususnya pada sektor perbankan di tengah pandemi, pemulihan ekonomi, dan ketidakpastian makroekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan tahunan. Sampel terdiri atas 27 perusahaan perbankan yang dipilih melalui purposive sampling sehingga diperoleh 162 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dan keputusan pendanaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien masing-masing 0,578 (p=0,000) dan 0,381 (p=0,001). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,445 menunjukkan model mampu menjelaskan 44,5% variasi nilai perusahaan. Namun, nilai tukar tidak mampu memoderasi pengaruh keputusan investasi (p=0,531) maupun keputusan pendanaan (p=0,117) terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan perbankan lebih dipengaruhi oleh keputusan keuangan internal dibandingkan fluktuasi nilai tukar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen keuangan dengan menunjukkan bahwa nilai tukar belum menjadi faktor kontinjensi utama dalam hubungan keputusan keuangan dan nilai perusahaan pada sektor perbankan Indonesia.
Pengaruh Tata Kelola dan Risiko Perbankan Terhadap Kinerja Keuangan Bank di Indonesia Ardhan Ardiansyah Kawakibi; Vierkury Metyopandi
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.03.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tata kelola perusahaan terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024, baik secara langsung maupun melalui risiko kredit dan risiko operasional sebagai variabel mediasi. Tata kelola perusahaan diukur menggunakan corporate governance index, risiko kredit diproksikan dengan Non Performing Loan (NPL), risiko operasional dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), serta kinerja keuangan diukur menggunakan Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampel purposive sampling dan didapatkan 27 bank sebagai sampel. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS), sedangkan pengujian mediasi menggunakan Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik mampu menurunkan risiko kredit dan risiko operasional serta meningkatkan kinerja keuangan perbankan. Selain itu, risiko kredit dan risiko operasional terbukti memediasi secara positif hubungan antara tata kelola perusahaan dan kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang efektif berperan dalam meminimalkan konflik kepentingan dan asimetri informasi sehingga berdampak pada peningkatan kinerja keuangan bank.