Miskonsepsi kimia adalah kesalahan dalam memahami konsep-konsep dasar seperti struktur atom, ikatan kimia, dan reaksi kimia. Miskonsepsi dipengaruhi oleh strategi pengajaran yang kurang menekankan pada rekonstruksi konseptual peserta didik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi miskonsepsi adalah melalui pembelajaran remedial Conceptual Change. Pembelajaran remedial mudah dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi guru kimia di Kota dan Kabupaten Mojokerto dalam mengimplementasikan PTK sebagai upaya mengatasi miskonsepsi peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan berkelanjutan melalui pelatihan, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta implementasi PTK berbasis Conceptual Change. Kegiatan dilaksanakan sejak April hingga November 2025 dan melibatkan guru kimia anggota MGMP Kota dan Kabupaten Mojokerto. Tahapan kegiatan meliputi persiapan perangkat pelatihan, pendampingan penyusunan proposal PTK dan Lembar Kegiatan Peserta Didik berbasis Conceptual Change, pendampingan pelaksanaan PTK hingga dua siklus, serta evaluasi dan refleksi hasil kegiatan. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik konsepsi, angket, observasi, dan analisis laporan PTK peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap miskonsepsi peserta didik, pemahaman mendalam dan penguasaan teknik PTK, mulai dari karakteristik, siklus pelaksanaan, hingga kemampuan merancang proposal PTK yang secara spesifik berfokus pada upaya reduksi miskonsepsi, dan respon positif dari guru sebagai peserta pelatihan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM telah mencapai tujuan yang ditetapkan. Saran untuk pelaksanaan PkM tahun berikutnya adalah pelatihan penulisan artikel ilmiah sebagai hasil PTK untuk mereduksi miskonsepsi kimia peserta didik.