Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kegiatan Asistensi Mengajar Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar Muhammad Rapi; Sakaria Sakaria; Salam Salam; Deni Indrawan; Riska Riska; Azharina Azharina; Apriani Apriani; Fahira Raihani Ananda S; Junaedi Wardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12719

Abstract

Kegiatan asistensi mengajar merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan asistensi mengajar dalam meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan asistensi mengajar dilaksanakan melalui beberapa program kerja, yaitu workshop puisi, workshop cerpen, workshop pidato, musikalisasi puisi, lomba karya sastra, dan pemasangan poster edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan asistensi mengajar memberikan dampak positif terhadap siswa, terutama dalam meningkatkan kreativitas, keaktifan, kemampuan literasi, dan rasa percaya diri siswa dalam berbicara maupun tampil di depan umum. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami proses pembelajaran dan mengelola kelas. Dengan demikian, implementasi kegiatan asistensi mengajar dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia serta pengembangan karakter siswa.
ANALISIS MOOD PENYIDIK DALAM PERCAKAPAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA UMUM DI KEPOLISIAN Deni Indrawan; Asri Ismail; Muh. Ikbal; Daudi Richard Malusu
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2025): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v7i2.12291

Abstract

The investigation of general criminal offenses exhibits several implementation-related phenomena, including wrongful arrests and an overreliance on eliciting confessions from examinees. This study focuses on the investigative process as reflected in the verbaal van verhoor (interrogation record). Within investigative interactions, the object of analysis is the investigator’s MOOD system. MOOD is selected because, as a linguistic resource within the interpersonal meaning domain of Systemic Functional Linguistics, it constitutes the lexicogrammatical basis through which investigators organize meaning exchange in investigative conversations in accordance with particular aims or interests. This research adopts a critical qualitative approach, employed to critically and emancipatorily uncover the realities of investigators’ language use. The study is designed as a case study, examining a general criminal case at the investigation stage within the police institution. The findings indicate that investigative conversations in this case contain 25 instances of MOOD usage by the investigator. The investigator's dominant status and the pursuit of confession drive the interaction, as shown by these results. This study makes two concrete contributions: (1) serving as a reference for the development of emancipatory investigative questioning instruments, and (2) informing the development of teaching materials for forensic linguistics courses using a Systemic Functional Linguistics approach. Future research may employ comparative units drawn from other criminal cases or specific contexts, such as doctor-patient interactions