Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MENTAL PADA SISWA SMP NEGERI 1 KABILA BONE DESA BINTALAHE Marisa Lestary Dondo; Ramly Abudi; Reinaldi Julfirman Saleh
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v7i1.38427

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting yang memengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Namun, rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan mental masih menjadi masalah di sekolah. Situasi ini menuntut kegiatan pendidikan sebagai langkah promosi dan pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan mental di kalangan siswa SMP Negeri 1 Kabila Bone, Desa Bintalahe. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendidikan kesehatan mental dengan desain evaluasi pre-test dan post-test. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner benar-salah yang terdiri dari 10 pernyataan yang dibagikan sebelum dan sesudah penyampaian materi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2025, melalui ceramah interaktif, diskusi, pemutaran video edukatif, dan permainan edukatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa setelah kegiatan sosialisasi, yang ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman tentang semua indikator kesehatan mental, seperti peran pikiran yang sehat, manajemen stres, hubungan sosial, dan pentingnya mencari pertolongan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah sosialisasi kesehatan mental efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan siswa SMP. Program ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kegiatan pendidikan kesehatan mental yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
The Effectiveness of Video and Leaflet Media in Increasing Self-Efficacy and Knowledge about HIV/AIDS Prevention Marisa Lestary Dondo; Nurul Atma Polapa
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 3: July 2026 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11743

Abstract

HIV/AIDS remains a health problem for adolescents who are vulnerable to risky behaviors due to lack of knowledge and low self-efficacy. This study analyzed the effectiveness of video and leaflet media in improving adolescent self-efficacy and knowledge using a quasi-experimental design with a sample of 254 adolescents divided into two groups. The results showed that both media significantly increased self-efficacy (p=0.000) and knowledge (p=0.000), with the video group showing a greater increase than the leaflet group. Overall, although both videos and leaflets were equally effective, videos proved superior in improving adolescent understanding and confidence regarding HIV/AIDS prevention.
Hubungan Pengalaman Menjadi Korban Bully Dengan Konsep Diri dan Harga Diri Pada Remaja: A Correlational Analysis of the Relationship Between Bullying Victimization, Self-Concept, and Self-Esteem in Adolescents Marisa Lestary Dondo; Ayudhita Cahyani Daud; Muthmainnah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9728

Abstract

Latar belakang: Bully merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi pada remaja dan dapat menjadi masalah yang serius bagi individu yang mengalaminya dapat menimbulkan dampak psikologis, salah satunya terhadap konsep diri dan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menjadi korban bully dengan konsep diri dan harga diri pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan metode cross-sectional, menggunakan uji korelasi kontigensi dan regresi logistik sederhana sebagai teknik analisis statistik. Subjek penelitian adalah remaja sekolah yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 390 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bullying dengan konsep diri pada remaja (p < 0,000) dan nilai p-value sebesar 0,037 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bully dengan harga diri pada remaja (p < 0,037). Semakin tinggi pengalaman menjadi korban bully, semakin rendah konsep diri remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman menjadi korban bully berperan dalam pembentukan konsep diri dan harga diri pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan bully serta intervensi psikologis untuk membantu remaja mengembangkan konsep diri yang positif