Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belanja modal dalam pembangunan Pahlawan Street Center Kota Madiun sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan pesat pembangunan infrastruktur perkotaan tematik di kota-kota Indonesia memerlukan pengelolaan belanja modal yang efektif untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengeluaran infrastruktur menghasilkan manfaat publik yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas belanja modal dalam pembangunan infrastruktur perkotaan, khususnya di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan strategi urban branding melalui pembangunan landmark ikonik guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengevaluasi data realisasi anggaran tahun 2021 hingga 2024 yang dipadukan dengan observasi lapangan dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan rumus rasio efektivitas dan analisis isi berdasarkan kerangka Value for Money. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan belanja modal di Kota Madiun termasuk dalam kategori efektif, dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 91,61%. Meskipun penyerapan anggaran berhasil secara administratif, pembangunan kawasan PSC secara signifikan meningkatkan identitas kota serta menciptakan efek pengganda yang besar bagi UMKM lokal dan sektor pariwisata. Namun demikian, penelitian ini mengidentifikasi tantangan penting pada tahap pascapembangunan, khususnya terkait pemeliharaan aset, keterbatasan area parkir, dan pengelolaan sampah pada jam-jam kunjungan puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembangunan tematik berhasil secara visual dan ekonomi, keberlanjutan jangka panjang sangat bergantung pada konsistensi belanja pemeliharaan dan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyediakan model evaluasi bagi proyek infrastruktur tematik di tingkat pemerintah daerah.