Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESEHATAN MENTAL REMAJA: STUDI KUALITATIF PADA KORBAN BROKEN HOME Nur Laila Khoirunisa; Nor Fatmah
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 2 (2026): Mei, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/muhafadzah.v6i2.1049

Abstract

The increasing phenomenon of broken homes has become a serious issue as it affects adolescents’ mental health, particularly during a vulnerable stage of psychological and social development. This study aims to analyze the mental health conditions of adolescents from broken home families, the contributing factors, and the role of Islamic Guidance and Counseling in addressing these issues. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation involving two adolescent subjects. The results indicate that both subjects experience emotional disturbances such as anxiety, sadness, and low self-esteem, as well as difficulties in social and educational aspects. These differences are influenced by parenting patterns, environmental conditions, and social support. The findings reveal that such conditions reflect social pathology caused by family disorganization, which affects adolescent development comprehensively. Therefore, Islamic Guidance and Counseling through a prayer-based approach can serve as an effective solution to help adolescents achieve inner peace, enhance self-control, and strengthen their spirituality, enabling them to cope with life challenges more adaptively.
Persepsi Remaja Muslim terhadap FOMO di Media Sosial dalam Implikasinya pada Anxiety Yully Nur Angraini; Nor Fatmah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10275

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja Muslim terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di media sosial serta implikasinya terhadap anxiety. Masalah difokuskan pada bagaimana FOMO dialami oleh mahasiswi Muslim dan bagaimana tekanan digital menciptakan konflik dengan nilai-nilai keislaman. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Przybylski et al. (2013) mengenai konstruk FOMO dan perspektif psikologi Islam tentang qana'ah, syukur, dan tawakkal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua mahasiswi Muslim berusia 19 tahun yang aktif menggunakan media sosial lebih dari delapan jam per hari, dan dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, FOMO bermanifestasi dalam perilaku kompulsif, gangguan tidur, kecemasan antisipatif, dan perbandingan sosial yang memicu anxiety. Lebih dari itu, FOMO turut mengganggu dimensi spiritual subjek, termasuk kekhusyukan ibadah sholat, sehingga menjadikannya persoalan multidimensional yang menyentuh aspek psikologis, sosial, dan spiritual sekaligus