Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Remaja Muslim terhadap FOMO di Media Sosial dalam Implikasinya pada Anxiety Yully Nur Angraini; Nor Fatmah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10275

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja Muslim terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di media sosial serta implikasinya terhadap anxiety. Masalah difokuskan pada bagaimana FOMO dialami oleh mahasiswi Muslim dan bagaimana tekanan digital menciptakan konflik dengan nilai-nilai keislaman. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Przybylski et al. (2013) mengenai konstruk FOMO dan perspektif psikologi Islam tentang qana'ah, syukur, dan tawakkal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua mahasiswi Muslim berusia 19 tahun yang aktif menggunakan media sosial lebih dari delapan jam per hari, dan dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, FOMO bermanifestasi dalam perilaku kompulsif, gangguan tidur, kecemasan antisipatif, dan perbandingan sosial yang memicu anxiety. Lebih dari itu, FOMO turut mengganggu dimensi spiritual subjek, termasuk kekhusyukan ibadah sholat, sehingga menjadikannya persoalan multidimensional yang menyentuh aspek psikologis, sosial, dan spiritual sekaligus