Alya Mafaza
Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Al-Miftah dalam Pembelajaran Morfosintaksis (Sharaf Dan Nahwu) di Pondok Pesantren Alya Mafaza; Ady Muh. Zainul Mustofa; Anwar Sanusi
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 8 No. 1 (2026): Mei (In Progres)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v8i1.7328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi metode Al-Miftah dalam pembelajaran morfosintaksis (sharaf dan nahwu) di Pondok Pesantren Arriyadh Kota Jambi, serta mengidentifikasi faktor pendukung, kendala lapangan, dan upaya mengatasinya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologis, data dihimpun dari pimpinan pesantren, guru, dan santri sebagai informan yang dipilih via purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Al-Miftah berjalan melalui empat tahapan operasional yang sistematis: perencanaan (adaptasi jilid materi dan penyiapan bagan visual), pelaksanaan (pembelajaran berbasis pola dengan teknik takrar), latihan/aplikasi (analisis mandiri dan kelompok yang dominan), serta evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama meliputi rancangan kitab yang sistematis, media visual, dan budaya disiplin pesantren. Sementara itu, kendala yang dihadapi berupa heterogenitas kemampuan dasar santri, keterbatasan alokasi waktu, serta problem psikologis kurangnya rasa percaya diri santri. Upaya solutif yang ditempuh guru meliputi intensifikasi pengulangan kaidah dasar, penerapan strategi tutor sebaya (peer tutoring), dan variasi bentuk soal latihan harian.