Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Encouragement of Educators for SDG 4: An Investigation into Lesson Study-Based Peer Supervision Indah Aminatuz Zuhriyah; M. Aqil Fahmi Sanjani; Itsna Nur Laili; Salahuddin Salahuddin
AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/afkarina.v11i1.15314

Abstract

This study aims to examine the role of collaborative supervision based on lesson study in enhancing teacher professionalism and improving learning quality in alignment with global educational priorities such as SDG 4 promoted by the United Nations. The background of this research is grounded in the persistent limitations of traditional supervisory practices, which tend to be hierarchical and evaluative rather than developmental. This study employed a qualitative case study design, involving classroom observations, in-depth interviews with teachers, and document analysis. Data were analyzed using thematic analysis to identify patterns across supervisory practices and instructional improvement. The findings reveal that multi-directional collaboration fosters professional dialogue and shared responsibility among teachers and school leaders. Furthermore, the integration of the lesson study cycle (Plan–Do–See) into supervision creates a systematic and continuous process of professional learning. Additionally, the shift toward a learning-centered focus enables teachers to better understand student engagement and learning processes. Evidence-based practices also demonstrate measurable improvements in learning quality, including student participation and instructional variation. These findings contribute to the development of a comprehensive supervision model that integrates collaboration, systematic cycles, and data-driven practices.
Analisis Kesulitan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Cikarang Pusat Siti Fatimah Azzahra Syifana; Salahuddin Salahuddin
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.692

Abstract

Perubahan sistem pendidikan di era globalisasi menuntut adanya penyesuaian kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan abad ke-21, sehingga pemerintah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Namun, dalam pelaksanaannya, guru masih menghadapi berbagai kendala baik dari aspek administratif maupun praktik pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Cikarang Pusat, khususnya dalam penyusunan modul ajar, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, penyesuaian dengan karakteristik siswa, serta pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belum berjalan optimal. Guru mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar, memahami konsep kurikulum secara menyeluruh, serta mengelola pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa yang beragam. Selain itu, rendahnya fokus belajar siswa, keterbatasan kemampuan literasi, serta kurangnya kemandirian belajar menjadi tantangan dalam proses pembelajaran. Penerapan penilaian diferensiasi telah dilakukan, namun belum sepenuhnya optimal. Pelaksanaan proyek P5 juga menghadapi kendala dalam hal waktu, koordinasi, dan kolaborasi. Dengan demikian, diperlukan dukungan berupa pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi sumber daya agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan lebih efektif dan mencapai tujuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.