Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Pelaksanaan Donor Darah di PT Masmindo Dwi Area sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Stok Darah PMI Kota Palopo Ehlisa Rahmat; Ilham Sentosa; Kurniati Tajuddin
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.249

Abstract

Ketersediaan darah yang memadai di Kota Palopo masih menghadapi tantangan, salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah, termasuk dari lingkungan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pelaksanaan donor darah melalui pendekatan edukatif, pendampingan teknis, dan penguatan kemitraan antara perusahaan dan lembaga penyedia layanan donor darah. Kegiatan dilaksanakan di PT Masmindo Dwi Area pada tanggal 3 Juni 2025 dengan tahapan meliputi persiapan, sosialisasi, pelaksanaan donor darah, dan evaluasi. Sebanyak 72 karyawan terlibat dalam kegiatan ini, yang terbagi dalam empat kelompok unit kerja: administrasi (20 peserta, 15 kantong darah), operasional tambang (30 peserta, 25 kantong darah), pemeliharaan dan mekanik (12 peserta, 8 kantong darah), serta keamanan dan logistik (10 peserta, 7 kantong darah). Secara keseluruhan, terkumpul 55 kantong darah yang layak dan berhasil disalurkan oleh tim Palang Merah Indonesia. Selain memberikan kontribusi terhadap ketersediaan darah, kegiatan ini turut meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya donor darah serta memperkuat inisiatif kerja sama berkelanjutan antara perusahaan dan lembaga kemanusiaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa model pendampingan terstruktur dan kolaborasi lintas institusi efektif dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya dari kalangan karyawan perusahaan, dalam kegiatan sosial yang berorientasi pada kemanusiaan.
Penyuluhan Penanganan Panen dan Pascapanen untuk Mendukung Produktivitas Petani Thitin Binalopa; Rahman Syam; Kurniati Tajuddin; Ehlisa Rahmat
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.305

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani terkait teknik panen dan pascapanen padi yang baik sehingga mampu menekan kehilangan hasil dan meningkatkan mutu gabah. Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya pengetahuan petani mengenai metode panen tepat waktu, perontokan mekanis, teknik pengeringan yang benar, serta penyimpanan yang sesuai standar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 35 petani mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan peningkatan pemahaman sebesar 78% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, petani mampu menerapkan teknik pengeringan yang sesuai serta memperbaiki cara penyimpanan gabah untuk mengurangi serangan hama gudang. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pascapanen.
Transformasi Nilai Gizi Bihun Berbasis Gabah : Dampak Perkecambahan terhadap Karbohidrat, Lemak, Protein dan Kadar air Kurniati Tajuddin; Ehlisa Rahmat; Chalik Mawardi
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i2.271

Abstract

Proses perkecambahan gabah merupakan salah satu metode bioteknlogi sederhana yang terbukti mampu meningkatkan nilai gizi bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh proses perkecambahan gabah terhadap kandungan karbohidrat, lemak, protein dan kadar air pada produk bihun yang dihasilkan. Metode eksperimen dengan membandingkan dua kelompok sampel yaitu bohun dari gabah biasa dan bihun dari gabah yang telah mengalami proses perkecambahan dengan proses perendaman selama 24 jam dan penghentian pemeraman sampai gabah berkecambah tumbuh dari 0.1-0.2 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk bihun hasil perkecambahan mengalami peningkatan kandungan karbohidrat, lemak dan protein secara signifikan, masing-masing sebesar 34,36%, 6,18% dan 8,4%. Sebaliknya, kadar air mengalami penurunan sebesar 5,78%. Temuan ini menunjukkan bahwa proses perkecambahan dapat digunakan sebagai teknik optimalisasi gizi dalam pengembangan produk pangan berbasis beras.
Pengaruh Modal Usaha dan Perilaku Kewirausahaan terhadap Laba Usaha Pedagang Kaki Lima di Kawasan Lapangan Pancasila Kota Palopo Ehlisa Rahmat; Nabila Febriyanti; Kurniati Tajuddin
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha dan perilaku kewirausahaan terhadap laba usaha pedagang kaki lima di Kawasan Lapangan Pancasila Kota Palopo. Sektor informal, khususnya pedagang kaki lima, memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal, terutama dalam hal penyediaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Modal usaha dipandang sebagai faktor krusial dalam menunjang kelancaran operasional dan kapasitas produksi, sementara perilaku kewirausahaan mencerminkan kemampuan pedagang dalam mengelola usaha, mengambil risiko, bersikap inovatif, dan menjaga keberlanjutan usaha di tengah persaingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 152 pedagang, dengan sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha (nilai signifikansi 0,010). Perilaku kewirausahaan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha (nilai signifikansi 0,007). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap laba usaha dengan nilai Fhitung sebesar 14,933 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,399 menunjukkan bahwa 39,9% variasi laba usaha dipengaruhi oleh modal usaha dan perilaku kewirausahaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian Penelitian ini menyarankan adanya dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam penyediaan akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan guna memperkuat keberlanjutan usaha pedagang kaki lima di kawasan strategis perkotaan.