Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Workshop Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Canva: Teknik dan Praktik Mendesain Konten Visual Risda Mustakim; Fitriani Fitriani; Chalik Mawardi
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1099

Abstract

Workshop desain grafis dengan menggunakan aplikasi Canva ini bertujuan untuk membekali peserta, khususnya mahasiswa dengan kemampuan desain grafis untuk menciptakan berbagai karya melalui platform Canva. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 24 November 2024 dan dihadiri oleh mahasiswa dari fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan fitur-fitur dasar dari Canva, seperti template, elemen desain, dan teks. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk langsung menerapkan keterampilan ini dengan membuat desain sederhana, seperti poster, presentasi, dan konten untuk media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan Canva setelah mengikuti pelatihan, dengan 90% dari mereka menilai materi yang disampaikan relevan dan mudah dimengerti. Masalah teknis, seperti terbatasnya perangkat dan masalah koneksi internet, dapat diselesaikan dengan adanya pendampingan langsung. Pelatihan ini berhasil mendorong kreativitas peserta dan memberikan keterampilan desain yang bisa digunakan dalam aktivitas akademis maupun profesional.
Penguatan Soft Skill Leadership bagi Ibu – Ibu Penggerak Usaha Mikro di Ponrang Selatan Risda Mustakim; Muh Fitra Nur Asri; Nur Aqidah; Ariani Amri; Nur Azizah Jaya; Nabila Febriyanti; Chalik Mawardi; Erin Savitri Gawing
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.263

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ponrang Selatan melalui penguatan soft skill leadership. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya keterampilan komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen waktu yang menjadi penghambat berkembangnya usaha mikro secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta pendampingan praktik usaha. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, dan kemampuan manajerial peserta, yang diukur melalui evaluasi pre dan post-test serta observasi lapangan. Program ini berhasil membentuk embrio komunitas wirausaha perempuan yang solid dan kolaboratif. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan soft skill sebagai fondasi dalam pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis komunitas.
Pendampingan Sistem Operasional Logistik bagi Karyawan Magang PT HCT Logistic Taiwan untuk Meningkatkan Kompetensi dan Budaya Kerja Ade Rasya; Chalik Mawardi; Baso Amir; Kurniati Tajuddin
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.364

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin pesat menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman terhadap sistem operasional distribusi barang secara efektif dan terorganisasi. Mahasiswa sebagai calon tenaga kerja perlu memperoleh pengalaman pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga berbasis praktik di lingkungan industri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem operasional logistik modern, meningkatkan ketelitian dan akurasi dalam proses penyortiran paket, serta memperkuat kemampuan adaptasi kerja, komunikasi tim, dan penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan kegiatan, pengenalan sistem operasional logistik di perusahaan mitra, pendampingan praktik penyortiran paket, serta demonstrasi proses penyusunan barang dan pemuatan paket ke dalam kontainer distribusi. Kegiatan dilaksanakan di perusahaan logistik yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta kegiatan yang secara langsung mengikuti aktivitas operasional pada bagian penyortiran dan distribusi paket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami alur operasional distribusi barang mulai dari proses penyortiran paket berdasarkan alamat tujuan, pengelompokan barang sesuai jalur distribusi, hingga proses pemuatan paket ke dalam kontainer pengiriman. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional tersebut, mahasiswa menunjukkan peningkatan ketelitian dalam proses penyortiran paket, kemampuan beradaptasi dengan ritme kerja industri, serta keterampilan komunikasi dan kerja sama tim dalam menyelesaikan tugas operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sistem kerja industri logistik serta pengalaman kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa pada bidang logistik. Pendekatan ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Digitalisasi Pemasaran Sirup Kecombrang untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Kambo Chalik Mawardi
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1101

Abstract

UMKM Sirup Kecombrang yang berlokasi di Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo merupakan usaha berbasis produk pangan lokal yang memanfaatkan tanaman kecombrang (Etlingera elatior) sebagai bahan baku utama. Produk ini memiliki keunikan cita rasa dan aroma khas, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam pengelolaan pemasaran, khususnya pada pemanfaatan media digital dan penguatan identitas merek. Berdasarkan hasil observasi awal, mitra masih mengandalkan promosi konvensional, belum memiliki akun media sosial bisnis yang dikelola secara profesional, serta belum memiliki branding produk yang kuat dan konsisten. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya jangkauan pemasaran dan daya saing produk di pasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Sirup Kecombrang melalui penerapan strategi digitalisasi pemasaran yang terintegrasi dengan penguatan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi edukasi strategi pemasaran, pelatihan digital marketing berbasis media sosial (Instagram dan TikTok), pelatihan pembuatan konten foto dan video, serta penguatan branding melalui perancangan logo dan redesain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan strategi pemasaran modern, mengelola akun media sosial bisnis, serta menghasilkan konten promosi yang lebih menarik dan persuasif. Mitra mampu memanfaatkan fitur insight media sosial untuk menganalisis performa konten, meningkatkan jangkauan audiens, serta membangun interaksi dengan konsumen. Penguatan branding melalui identitas visual dan kemasan baru juga meningkatkan citra produk menjadi lebih profesional dan kompetitif. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa integrasi edukasi pemasaran, digitalisasi promosi, dan penguatan branding mampu mendorong transformasi pemasaran UMKM berbasis produk lokal. Model pemberdayaan ini berpotensi direplikasi pada UMKM sejenis untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha.
Pengembangan Teknologi Produksi Keripik Laut Rendah Minyak Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Penghidupan dan Ketahanan Iklim Pesisir di Luwu Utara, Sulawesi Selatan Kurniati Tajuddin; Chalik Mawardi; Thitin Binalopa; Ehlisa Ehlisa; ST. Khaeratul Mukarramah; Rahman Syam
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.754

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi produksi keripik rumput laut rendah minyak berbasis komunitas di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Masyarakat pesisir Luwu Utara telah lama membudidayakan rumput laut jenis Eucheuma Cottonii sebagai mata pencaharian utama, namun pengolahan bernilai tambah masih sangat terbatas, sehingga pendapatan masyarakat tetap rendah dan rentan terhadap fluktuasi harga komoditas. Program ini memperkenalkan teknologi penggorengan vakum (vacuum frying) berskala komunitas yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas masyarakat secara komprehensif, meliputi pelatihan teknologi pengolahan, pengendalian mutu produk, pengemasan dan pelabelan, manajemen usaha, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil memproduksi keripik rumput laut dengan kadar minyak rata-rata 12,3 ± 1,8% (b/b), jauh lebih rendah dibandingkan keripik hasil penggorengan konvensional (28,7 ± 2,3%). Kualitas sensoris produk dinilai lebih unggul dengan masa simpan mencapai 60 hari. Pendapatan rumah tangga meningkat sekitar 45% dibandingkan penjualan rumput laut kering mentah. Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri yang signifikan dalam mengelola usaha pengolahan berbasis teknologi. Program ini berkontribusi pada penguatan ketahanan iklim pesisir melalui diversifikasi sumber pendapatan, mengurangi ketergantungan pada komoditas tunggal, dan membangun kapasitas adaptif masyarakat terhadap gangguan iklim. Model program ini dapat direplikasi di komunitas pesisir budidaya rumput laut lainnya di Indonesia bagian timur.
Karakterisasi Fisikokimia Tepung Sagu Termodifikasi sebagai Bahan Baku Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal Chalik Mawardi; Kurniati Tajuddin; Rahman Syam; Ehlisa Ehlisa
Wanatani Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Februari-Juni
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v6i1.774

Abstract

Tepung sagu merupakan salah satu sumber karbohidrat potensial dari tanaman lokal Indonesia yang memiliki prospek besar sebagai bahan baku pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisikokimia tepung sagu termodifikasi menggunakan metode Heat Moisture Treatment (HMT) serta mengevaluasi potensinya sebagai bahan baku pangan fungsional, khususnya pada parameter kadar karbohidrat, serat pangan, dan kandungan mineral. Sampel tepung sagu dimodifikasi menggunakan metode fisik pada variasi suhu (80°C, 100°C, 120°C) dan waktu perlakuan (4, 8, 12 jam). Parameter yang dianalisis meliputi kadar karbohidrat, serat pangan (serat larut dan tidak larut), serta kandungan mineral (kalsium, fosfor, besi, dan kalium). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi HMT pada suhu 100°C selama 8 jam menghasilkan tepung sagu termodifikasi terbaik dengan kadar karbohidrat total sebesar 85,42 ± 1,23%, kandungan serat pangan total 6,78 ± 0,45% yang terdiri atas serat larut 2,14 ± 0,18% dan serat tidak larut 4,64 ± 0,31%, serta kandungan mineral meliputi kalsium (38,7 mg/100 g), fosfor (112,4 mg/100 g), besi (2,9 mg/100 g), dan kalium (145,6 mg/100 g). Modifikasi fisik secara signifikan meningkatkan kandungan pati resisten dan serat pangan dibandingkan tepung sagu alami, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional untuk mendukung ketahanan pangan berbasis lokal.
Transformasi Nilai Gizi Bihun Berbasis Gabah : Dampak Perkecambahan terhadap Karbohidrat, Lemak, Protein dan Kadar air Kurniati Tajuddin; Ehlisa Rahmat; Chalik Mawardi
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i2.271

Abstract

Proses perkecambahan gabah merupakan salah satu metode bioteknlogi sederhana yang terbukti mampu meningkatkan nilai gizi bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh proses perkecambahan gabah terhadap kandungan karbohidrat, lemak, protein dan kadar air pada produk bihun yang dihasilkan. Metode eksperimen dengan membandingkan dua kelompok sampel yaitu bohun dari gabah biasa dan bihun dari gabah yang telah mengalami proses perkecambahan dengan proses perendaman selama 24 jam dan penghentian pemeraman sampai gabah berkecambah tumbuh dari 0.1-0.2 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk bihun hasil perkecambahan mengalami peningkatan kandungan karbohidrat, lemak dan protein secara signifikan, masing-masing sebesar 34,36%, 6,18% dan 8,4%. Sebaliknya, kadar air mengalami penurunan sebesar 5,78%. Temuan ini menunjukkan bahwa proses perkecambahan dapat digunakan sebagai teknik optimalisasi gizi dalam pengembangan produk pangan berbasis beras.